Yamaha

Ada 14 Negara yang Klaim Tak Punya Kasus Covid-19

  Selasa, 25 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi wabah vius corona/ shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Jumlah kasus Covid-19 secara global masih terus meningkat. Hingga hari ini (25/8/2020), dilansir dari worldometers, kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi sudah mencapai 23.801.693 kasus.

Angka tersebut termasuk 816.551 kematian dan 16.349.261 berhasil disembuhkan. Hingga kini, Amerika Serikat (AS) masih menduduki peringkat pertama dengan kasus Covid-19 paling banyak di dunia dengan 5.915.594 kasus.

Sejumlah negara dan perusahaan vaksin sedang disibukkan dengan pengembangan dan uji coba vaksin. Salah satu negara yang sedang melakukan pengembangan vaksin yaitu Indonesia dengan vaksin merah putihnya.

Namun, percaya atau tidak, ada sejumlah negara yang hingga hari ini masih mengklaim bahwa negaranya terbebas dari Covid-19 alias tidak ada satupun kasus positif yang ditemukan. Jika ditelisik, negara-negara yang mengklaim diri terbebas dari Covid-19 cukup masuk akal.

Pasalnya, mayoritas negara-negara itu merupakan negara pulau dan sulit dijangkau. Tetapi di satu sisi, muncul keraguan karena beberapa negara tidak ingin mengakui kasus positif di negaranya karena image global.

Dilansir dari Business Insider, berikut adalah negara-negara yang mengklaim bahwa mereka belum mencatat satupun kasus positif Covid-19:

  1. Samoa
  2. Pulau Marshall
  3. Pulau Solomon
  4. Vanuatu
  5. Tuvalu
  6. Tonga
  7. Kiribati
  8. Turkmenistan
  9. Negara Federasi Mikronesia
  10. Nauru
  11. Korea Utara
  12. Palau
  13. Kepulauan Cook
  14. Niue

Sebagian negara di atas merupakan negara pulau dan terpencil. Hal ini membuat orang-orang tidak mempunyai banyak cara untuk melakukan perjalanan atau mobilitas ke negara-negara tersebut, sehingga meminimalisir adanya persebaran virus.

Namun, terdapat Korea Utara yang juga mengklaim diri sebagai negara dengan nol kasus Covid-19. Sebelumnya, banyak peneliti yang menaruh kecurigaan terhadap klaim dari Korea Utara. Bahkan, beberapa diplomat negara lain yang bertugas di Korea Utara juga mencurigai bahwa Covid-19 sebenarnya telah masuk ke negara pimpinan Kim Jong Un itu sejak Maret 2020. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar