Yamaha

Yuk Donor… Jakarta Setiap Hari Butuh 1.000 Kantong Darah Lho!

  Selasa, 25 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Ilustrasi/pmi.or.id

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kebutuhan darah di DKI Jakarta setiap hari mencapai sekitar 1.000 kantong. Nah di tengah pandemi Covid-19, muncul kekhawatiran stok darah yang tersedia di Palang Merah Indonesia (PMI) merosot karena orang takut untuk berdonor.

“Setiap hari kurang lebih 1.000 kantong yang kita butuhkan untuk dikumpulkan, sehingga kita harus saling membantu bersama,” ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria seperti dilansir beritajakarta.id.

Hal itu disampaikan Bang Ariza, begitu Wagub DKI biasa dipanggil, ketika mengunjungi kegiatan donor darah di Gedung P3 PAUD dan Dikmas DKI Jakarta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (25 Agustus 2020). Melalui kegiatan tersebut, ditargetkan terkumpul 300 kantong darah.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Dalam kunjungan tersebut, Ariza menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari warga untuk membantu mendonorkan darah.

Menurut dia, selama masa pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang takut untuk donor darah sehingga ada penurunan dalam memperoleh jumlah kantong darah di setiap wilayah di DKI Jakarta.

“Setiap hari kurang lebih 1.000 kantong yang kita butuhkan untuk dikumpulkan, sehingga kita harus saling membantu bersama," ujar Ariza dilansir dari beritajakarta.id, Selasa (25/8/2020).

Lebih lanjut, Bang Ariza mengimbau setiap warga untuk saling membantu dalam aksi sosial seperti bansos, yang berguna bagi mereka yang membutuhkan. Dia mengapresiasi jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat yang dinilai aktif mengajak seluruh elemen masyarakat dan organisasinya, dalam mewujudkan aksi sosial seperti kegiatan donor darah beserta pembagian bansos bagi pendonor.

AYO BACA : Mau Jadi Pegawai Setempat Kedutaan di Luar Negeri? Ini Enak & Gak Enak-nya

Menurut Bang Ariza, sekarang saatnya untuk saling berbuat kebaikan, saatnya peduli, saling tolong menolong baik dari pemerintah, industri swasta, maupun lapisan masyarakat.

“Sudah seharusnya kita saling tolong menolong. Namun semua itu harus berjalan dengan menerapkan sistem mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) agar berjalan kondusif di tengah pandemic.”

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat sekaligus Ketua PMI Jakarta Barat, Rustam Efendi, menjelaskan kegiatan donor darah tersebut merupakan inisiatif dari seluruh lapisan masyarakat yang akan berlangsung hingga 13 Oktober 2020 di beberapa tempat.

Puncak dari acara donor darah tersebut akan diadakan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Rustam memastikan kegiatan tersebut akan berlangsung dengan aman meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19.

“Untuk warga Jakarta Barat yang ingin mendonor darahnya, Insya Allah tidak perlu ada rasa khawatir. Kami semua memahami jika dalam masa pandemi ini kita memiliki rasa ketakutan tersendiri, namun jika kita menerapkan protokol kesehatan, semoga aman.”

Wali Kota Rustam pun menyitir apa yang disampaikan Wagub Ariza tentang keharusan warga selalu menjalankan 3M sehingga dapat menjalankan aksi kemanusiaan mengingat kebutuhan darah kita sangat penting. “Semoga target hari ini minimal 300 kantong darah bisa diperoleh," ujar Rustam.

Menurut keterangan panitia pelaksana kegiatan tersebut, sejumlah 450 warga yang melakukan donor darah akan mendapatkan satu unit bansos berupa kebutuhan sembako. Selain itu, pada puncak kegiatan donor darah di Jakarta Barat juga akan diberikan doorprize untuk memotivasi warga untuk lebih giat dalam menjalankan aksi kemanusiaan tersebut.

AYO BACA : Mimpi Kerja di Kedutaan? Ini Ada Lowongan Kerja di Kementerian Luar Negeri, Guys

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar