Yamaha

WHO Klaim Pertumbuhan Covid-19 Melambat, Namun Bukan di Asia Tenggara

  Rabu, 26 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi wabah vius corona/ shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan pada Senin malam (26/8/2020), menunjukkan bahwa kecepatan pertumbuhan Covid-19 menurun di sebagian besar wilayah. WHO mengatakan perlambatan paling signifikan terlihat di benua Amerika yang sebelumnya memiliki kasus paling banyak di dunia.

Dilansir dari kantor berita asal Prancis, AFP, WHO melaporkan data kematian sepekan yang lalu akibat Covid-19. Dalam data tersebut, ada lebih dari 1,7 juta kasus baru dan sekitar 39.000 kasus kematian baru di seluruh dunia.

WHO juga melaporkan bahwa angka-angka penurunan terlihat di 7 hari lalu hingga 23 Agustus 2020. Terdapat penurunan kasus sebesar 5% dalam kasus baru secara global dan penurunan kasus kematian sebanyak 12%.

Meskipun terjadi perlambatan, WHO mengungkap tren penurunan itu tidak terjadi di Asia Tenggara dan Mediterania Timur. 

“Dengan pengecualian Asia Tenggara dan Mediterania Timur. Semua wilayah mengalami penurunan untuk kasus baru,” kata WHO dilansir dari AFP, Senin malam (25/8/2020).

WHO membeberkan, kendati Amerika Serikat menjadi negara dengan paling banyak kasus, namun kawasan Amerika mengalami perlambatan yang cukup signifikan dengan jumlah penurunan pada kasus baru sebesar 11% dan angka kematian turun 17%. Angka tersebut disebabkan oleh penurunan penularan yang dilaporkan dari Amerika Serikat dan Brasil.  

Sementara itu, WHO memperingatkan bahwa beberapa negara dan wilayah di Karibia justru melaporkan peningkatan kasus dalam jumlah yang besar. WHO berspekulasi bahwa hal ini dapat terjadi karena pembukaan sektor pariwisata.

Menurut catatan WHO, wilayah Asia Tenggara menyumbang 28% dari semua kasus baru Covid-19 secara global dan menyumbang 19% dari semua kematian baru secara global. Pertumbuhan di Asia Tenggara, kata WHO, juga meningkat sebesar 4%. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar