Yamaha

Ebselen, Obat Bipolar yang Berpotensi Menjadi Vaksin Corona

  Rabu, 26 Agustus 2020   Budi Cahyono
[Ilustrasi] Penelitian terbaru untuk menemukan vaksin Covid-19 menunjukkan prospek yang dibawa Ebselen, obat bipolar. (Pixabay/_freakwave_)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM – Berbagai peneliti di dunia kini menyibukkan diri dengan eksperimen ribuan obat yang sudah diciptakan manusia sebelumnya. Salah satu obat yang diuji baru-baru ini adalah Ebselen.

Tujuan dari penelitian yang dilakukan seluruh dunia ini adalah untuk menemukan komposisi tepat sehingga vaksin Covid-19 bisa dibuat. Ebselen, obat yang sudah digunakan, menunjukkan hasil menjanjikan.

Sebelum dijadikan salah satu obat yang diuji untuk melawan Covid-19, Ebselen umum digunakan sebagai obat penyakit bipolar dan hilangnya pendengaran.

AYO BACA : Hingga 2021, Indonesia Bakal Punya Ratusan Juta Vaksin Covid-19

Bukan hanya berfungsi mengobati, Ebselen rupanya memiliki kekuatan anti bakteri, virus, oksidasi, dan peradangan.

Kekuatan-kekuatan ini merupakan beberapa karakteristik ideal untuk meracik vaksin Covid-19.

Menurut penelitian, Ebselen mampu menghentikan enzim Mpro. Enzim ini diperlukan SARS-CoV-2 untuk mereplikasi diri di dalam sel-sel tubuh inang yang sehat.

AYO BACA : Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Efektif dan Aman untuk Masyarakat

Dalam simulasi superkomputer, peneliti Juan de Pablo dari Universitas Chicago menunjukkan bagaimana Ebselen mampu mengikat katalis Mpro.

Akibatnya, Mpro tidak bisa memfasilitasi kemampuan virus untuk membuat protein dari material genetiknya (RNA). Protein dari RNA ini seharusnya berfungsi untuk membuat patogen mereplikasi diri di dalam sel inang.

Namun, bukan berarti Ebselen adalah vaksin mutlak Covid-19. Hingga kini, penelitian yang lebih dalam diperlukan untuk membuat vaksin.

Peneliti yakin Ebselen memiliki prospek menjanjikan sebagai bahan dari vaksin nantinya. (Farah Tifa Aghnia)

 

AYO BACA : Contoh Buruk Pemerintah Jadi Penyebab Maraknya Klaim Obat Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar