Yamaha

BLT ATAU SUBSIDI UPAH CAIR: Cek Rekening Lagi Deh Hari Ini, Sudah Masuk Kan Rp1,2 Juta?

  Jumat, 28 Agustus 2020   Eries Adlin
Ilustrasi/Twitter @jokowi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo memastikan bantuan subsidi upah atau gaji (BSU), sebelumnya kerap disebut bantuan langsung tunai (BLT), mulai cair dan dikirimkan ke rekening calon penerima sejak kemarin, Kami 27 Agustus 2020.

Kalian sudah tercatat sebagai penerima BSU atau BLT untuk pekerja formal dan buruh? Kalau ya, silakan cek rekening kalian hari ini.

“Pemerintah banyak memberikan stimulus. Hari ini (kemarin) kita berikan lagi tambahan subsidi gaji. Totalnya yang nanti akan diberikan totalnya 15,7 juta pekerja,” kata Jokowi saat acara peluncuran BSU atau BLT untuk pekerja formal dan buruh di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27 Agustus 2020).

Jumlah calon penerima BSU atau BLT formal pada tahap pertama sejumlah 2,5 juta orang. Tentu tidak mudah menyelesaikan pengiriman bantuan itu dalam waktu satu hari.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

“Ada yang menerimanya hari ini (kemarin), ada yang mungkin meluncur besok (hari ini) karena jumlah jutaan,” ungkap Presiden Jokowi.

BLT atau bantuan subsidi gaji itu memang dikucurkan secara bertahap mulai kemarin. Presiden Jokowi berharap bantuan dapat selesai disalurkan kepada 15,7 juta pekerja pada September.

Berikut ini kriteria calon penerima BLT atau subsidi upah seperti diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 14 Tahun 2020:

Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan:

  • AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

    a. warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan nomor induk kependudukan;

  • b. terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

  • c. Pekerja/Buruh penerima Gaji/Upah;

  • d. kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020;

  • e. peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan Gaji/Upah dibawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai Gaji/Upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan;

  • f. memiliki rekening bank yang aktif.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar