Yamaha

7 Tips Penting untuk Meningkatkan Tulisan Anda

  Jumat, 28 Agustus 2020   Budi Cahyono
ilustrasi menulis (Unsplash.com/NeONBRAND)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Dalam laman BBC Radio 4 Word of Mouth, ahli bahasa Lane Greene membagikan keahliannya dalam menulis dan memberikan beberapa nasihat hebat yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas tulisan Anda. Berikut penjelasannya.

Harus mulai dengan ambisi

Memulai tulisan itu bukan hanya dengan inti argumen atau inti cerita yang ingin Anda sampaikan, tetapi juga dengan detail atau contoh yang dapat membuat pembaca langsung tertarik.

Buat mayoritas kalimat pendek

Memang sulit untuk melakukannya dengan baik, tetapi ini sangat penting. Alasannya adalah memori kerja manusia. Untuk memproses kalimat yang panjang, terutama yang memiliki banyak klausa yang disematkan, membutuhkan pembaca untuk menjaga tata bahasa dan isi dari keseluruhan kalimat tersebut tertahan di pikiran.

AYO BACA : Ayo Daftar bjb Cycling DigiCash V-Ride Series 2

Ini sulit, dan penting untuk tidak membuat pembaca bekerja keras untuk memahami tata bahasa Anda, terutama jika Anda ingin mereka mencurahkan perhatian mereka pada konten tulisan Anda.

Variasikan dengan kalimat panjang

Meskipun kalimat pendek harus menjadi struktur yang paling sering, menulis dengan hanya kalimat pendek akan memberikan perasaan dalam tulisan Anda seperti prosa staccato, yang mungkin tidak Anda inginkan sebelumnya. Hal tersebut juga mungkin melelahkan bagi pembaca.

Gunakan kata-kata konkret

Gunakan kata-kata berupa hal-hal yang dapat Anda lihat, cium, rasakan, atau injak. Mereka membantu pembaca dengan memberikan sesuatu yang dapat mereka gambarkan dalam pikiran. Visual dan verbal mendukung satu sama lain, membuat pesan Anda berkesan dan menarik.

AYO BACA : Ketika Komika Fico Jitu Ramal Hasil Barcelona vs Bayern Muenchen dan Liga Champions

Usahakan agar subjek yang terkenal melakukan hal-hal yang bisa dibayangkan dengan jelas.

Dengan cara yang sama, hindari abstraksi

Terutama apa yang kadang-kadang disebut "nominalisasi" atau "kata benda zombie". Terdapat kata-kata tak bernyawa seperti "peristiwa", "fenomena", "level" atau "observasi", yang sulit untuk dideskripsikan.

Seperti apa suara fenomena itu? Seperti apa rasanya observasi? Genre prosa akademis, birokrasi, dan jenis lainnya diisi dengan kata-kata seperti ini. Cobalah untuk meminta subjek tulisan Anda melakukan hal-hal yang bisa dibayangkan dengan jelas.

Baca hasil tulisan Anda dengan lantang

Jika punya waktu, pertimbangkan untuk tidak hanya menulis ulang dan mengedit oleh diri sendiri, tetapi juga membaca dengan suara keras. Saat melakukannya, Anda akan menemukan frasa aneh yang mungkin terlewat saat menulis. Jika frasa atau kalimat sulit dikatakan, ia akan sulit dibaca pula. Anda juga akan menemukan bagian yang ritmenya kurang tepat.

Selesaikan tulisan dengan penekanan yang kuat

Simpan beberapa frasa favorit Anda di akhir, bahkan pertimbangkan untuk mengakhiri tulisan dengan kata-kata yang bagus dan ditekankan. Kata-kata terakhir adalah yang paling penting dari semuanya. (Fariza Rizky Ananda)

AYO BACA : Ulasan JSGVC, Ekosistem Apik Buat Filmmaker Independen Jakarta

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar