Yamaha

Jadwal Pencairan BLT Pekerja Formal Tahap 2: Pekan Depan Lihat Rekening di BNI, BRI, BTN, Mandiri Ya

  Sabtu, 29 Agustus 2020   Eries Adlin
Presiden Joko Widodo menyapa pekerja formal yang menerima bantuan subsidi upah dalam acara di Istana Negara, 27 Agustus 2020/twitter @BPJSTKinfo

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pencairan bantuan subsidi upah (BSU), semula disebut bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama sudah berjalan sejak 27 Agustus. Lalu bagaimana dengan jadwal pencairan BLT atau BSU batch (tahap) 2? Kira-kira kapan ya?

Kalau mengikuti alur pencairan BSU atau BLT untuk pekerja formal dan buruh yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta tahap pertama, jadwal pencairan batch kedua paling cepat bisa mengucur pada akhir pekan depan.

Ketika tahap pertama, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sekarang sering disebut BP Jamsostek, menyerahkan 2,5 juta rekening calon penerima BSU atau BLT untuk pekerja formal tersebut kepada Kementerian Ketenagakerjaan pada Senin 24 Agustus.

Selanjutnya sesuai dengan petunjuk teknis, seperti disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Kemnaker, membutuhkan waktu sekitar empat hari untuk melakukan checklist terhadap data dari BP Jamsostek. Pada 27 Agustus, secara simbolis program BSU atau BLT untuk pekerja formal dan buruh itu dirilis oleh Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo. Dana kemudian masuk ke rekening penerima pada hari yang sama dan keesokan harinya.

Menaker Ida Fauziyah menargetkan setiap pekan bisa mengucurkan BSU atau BLT pekerja formal dan buruh kepada sekitar 2,5 juta penerima. Dengan begitu, berarti pekan depan sekitar 2,5 juta rekening dari batch kedua akan dicek lagi oleh Kemnaker. Sama dengan sebelumnya, sesuai juknis, Kemnaker memiliki waktu empat hari untuk melakukan checklist.

Dengan hitung-hitungan tersebut, kemungkinan besar, batch kedua pencairan BSU atau BLT pekerja formal dan buruh baru dilakukan menjelang akhir pekan atau mungkin pekan setelahnya. Jadi bersabar ya. Ketika tiba waktunya, silakan cek rekening kalian. Adakah transferan dengan nilai Rp1,2 juta?

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

BSU atau BLT pekerja formal dan buruh dikucurkan melalui bank penyalur yang tergabung dalam Himbara alias Himpunan Bank Milik Negara. Pada batch pertama, jumlah rekening penerima bantuan tersebutadalah sebagai berikut:

  • Bank Mandiri sebanyak 752.168 rekening

  • Bank BNI sebanyak 912.097 rekening

  • Bank BRI sebanyak 622.113 rekening

  • Bank BTN sebanyak 213.622 rekening

Penyaluran bantuan subsidi gaji atau upah diberikan kepada pekerja atau buruh senilai Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan dengan total sebesar Rp2,4 juta. Subsidi tersebut dicairkan dalam dua tahap, masing-masing tahap pencairan sebesar Rp1,2 juta.

Berikut ini ketentuan tentang kriteria calon penerima BLT pekerja formal atau subsidi upah seperti diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 14 Tahun 2020:

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan:

  • a. warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan nomor induk kependudukan;

  • b. terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

  • c. Pekerja/Buruh penerima Gaji/Upah;

  • d. kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020;

  • e. peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan Gaji/Upah dibawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai Gaji/Upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan;

  • f. memiliki rekening bank yang aktif.

Buat kalian yang merasa memenuhi kriteria, kalian perlu mengecek segala sesuatunya. Jangan-jangan memang nama kalian belum masuk daftar calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT untuk pekerja dan buruh formal. Atau ada kendala terkait dengan rekening bank yang kalian kirimkan.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar