Yamaha

JADWAL PENCAIRAN BLT PEKERJA TAHAP 2: BP Jamsostek Beres Validasi 10,9 Juta Rekening

  Senin, 31 Agustus 2020   Aini Tartinia
Ilustrasi/Republika/Prayogi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Total nomor rekening yang akan menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Pemerintah kini sudah ada 13,8 juta nomor rekening. Dari jumlah tersebut data nomor rekening yang sudah divalidasi mencapai 10,8 juta data.

Data tersebut dilansir akun Twitter resmi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sekarang disebut BP Jamsostek, @BPJSTKInfo, Minggu 30 Agustus 2020.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Bapak Agus Susanto menceritakan bahwa tanpa henti BPJAMSOSTEK menghimbau kepada perusahaan untuk menyerahkan data terkini yang mencakup rekening aktif atas nama para pekerja. Proses validasi ini pun juga berlapis sebanyak 3 tahap agar BSU bisa tepat. BPJS Ketenagakerjaan @BPJSTKinfo.

BSU kini sudah dicairkan untuk gelombang pertama penerima yang diberikan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo secara virtual. Seperti yang diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan yaitu Ida Fauziah, subsidi ini diharapkan bisa membawa pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.”

Demikian lanjutan penjelasan dari akun @BPJSTKInfo tentang validasi nomor rekening calon penerima dan pencairan tahap pertama bantuan subsidi upah (BSU), dulu disebut bantuan langsung tunai (BLT), senilai Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Kriteria penerima antara lain adalah pekerja formal dan buruh yang tercatat sebagai peserta aktif BP Jamsostek dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta.

Namun, pada Minggu malam, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antarlembaga BP Jamsostek, Irvansyah Utoh Banja Utoh, mengatakan total nomor rekening yang diterima saat ini mencapai 13,9 juta dari target calon penerima 15,7 juta orang. Dari jumlah tersebut data nomor rekening tervalidasi sebanyak 10,9 juta rekening, selebihnya dikonfirmasi ulang ke perusahaan atau pemberi kerja.

Meski demikian, belum semua pekerja dengan kriteria bergaji di bawah RP5 juta, memiliki rekening bank aktif dan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek menerima BSU atau BLT. Beberapa netizen di dunia maya Twitter mempertanyakan hal tersebut:

Halo min @BPJSTKinfo bagaimana cara prosedur pengaduan? Saya masuk ke dalam kriteria penerima BLT, akan tetapi sampai saat ini saya belum menerimanya, bank saya padahal BNI syariah yg seharusnya sudah dapat pada saat batch 1. Mohon info dan penjelasannya min, terima kasih,” tulis akun @nando18258021.

Mau tnya @BPJSTKinfo sy cek di website BPJS nama saya terdaftar aktif dan tercantum no rekeningnya apakahs aya salahs atu yg akan dpt subsidi gaji dr pmrnth lewat BPJS mhn informasinya? Karna sya cek di rekening blm ada yg masuk sesuai saldo yg pmrnth kirimkan kpd stiap psrta mhn informasi,” kata @KatzavRobbye.

Penyaluran subsidi gaji akan dilakukan melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp600 ribu per bulan atau total Rp2,4 juta yang dicairkan dalam dua tahap; masing-masing Rp1,2 juta. Berikut ini bank penyalur dan jumlah rekening penerima BLT pekerja dan buruh formal atau subsidi upah seperti disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat peluncuran BLT atau BSU itu pada 27 Agustus lalu:

  • Bank Mandiri sebanyak 752.168 rekening

  • Bank BNI sebanyak 912.097 rekening

  • Bank BRI sebanyak 622.113 rekening

  • Bank BTN sebanyak 213.622 rekening

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar