Yamaha

JADWAL PENCAIRAN BLT TAHAP 2: Bantuan Subsidi Upah Bisa Saja Diperpanjang Hingga 2021

  Senin, 31 Agustus 2020   Aini Tartinia
Presiden Joko Widodo menyapa pekerja formal yang menerima bantuan subsidi upah dalam acara di Istana Negara, 27 Agustus 2020/twitter @BPJSTKinfo

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang bantuan subsidi gaji pada 2021. Saat ini bantuan subsidi gaji untuk para pekerja swasta dan pemerintah non PNS bergaji di bawah Rp5 juta diberikan selama empat bulan dari September hingga Desember 2020.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bantuan tersebut tersebut diberikan kepada 15,7 juta pekerja penerimaan manfaat dengan total anggaran yang disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Negara (APBN) 2020 yang telah disesuaikan akibat adanya pandemi sebesar Rp37,8 triliun.

Menurut Menaker Ida, pemerintah akan mengevaluasi seluruh program bantuan termasuk juga subsidi upah. Namun tentunya pemerintah berharap kondisi akan membaik pada 2021.

“Ini menggunakan anggaran 2020 dan pemerintah berharap kondisinya pulih pada 2021. Tentu pemerintah akan melakukan evaluasi bagaimana setelah Desember 2020,” kata Menaker Ida dalam acara diskusi virtual Subsidi Gaji Rp600 ribu Ala Jokowi pada Minggu (30 Agustus 2020).

Bantuan tersebut diberikan selama empat bulan yakni sebesar Rp600ribu per bulan sehingga totalnya sebesar Rp2,4 juta per orang. Namun, pencairannya dibayarkan dalam dua tahap yang setiap tahap diberikan sebesar Rp1,2 juta.

Di masing-masing tahapan, pemerintah pun membagi pencairannya tidak dalam satu waktu. Dari sekitar 15,7 juta penerima tersebut, pencairannya akan dilakukan secara bergiliran di setiap pekan.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

“Pencairan tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian lantaran data yang ada harus divalidasi sehingga bantuan tersebut tepat sasaran seperti yang diharapkan,” ujarnya.

Berikut ini ketentuan tentang kriteria calon penerima BLT pekerja formal atau subsidi upah seperti diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 14 Tahun 2020:

Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan:

  • warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan nomor induk kependudukan;

  • terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

  • Pekerja/Buruh penerima Gaji/Upah;

  • kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020;

  • AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

    peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan Gaji/Upah dibawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai Gaji/Upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan;

  • memiliki rekening bank yang aktif.

Buat kalian yang merasa memenuhi kriteria, kalian perlu mengecek segala sesuatunya. Jangan-jangan memang nama kalian belum masuk daftar calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT untuk pekerja dan buruh formal. Atau ada kendala terkait dengan rekening bank yang kalian kirimkan.

Ada baiknya kalian simak beberapa catatan sebagai berikut:

  • Mungkin kalian masuk dalam daftar 2,5 juta calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT pekerja formal dalam batch atau tahap pertama. Jadi, kalian tinggal menunggu pengiriman.

  • Rekening kalian sebagai calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT pekerja formal masih divalidasi atau di luar penyaluran tahap pertama. Menurut keterangan pemerintah, setiap batch pengiriman terdiri dari 2,5 juta rekening yang dilakukan setiap pekan sampai dengan September.

  • Rekening kalian tidak lolos validasi. Bisa saja karena nomor rekening salah atau rekening tersebut digunakan oleh lebih dari satu orang. Atau, kalian memang tidak masuk kriteria calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT untuk pekerja formal.

  • Rekening belum disetorkan oleh kantor tempat kalian bekerja. Jadi kalau kalian harus proaktif menanyakan ke kantor tempat kalian bekerja. Ini harus segera dilakukan karena BPJS Ketenagakerjaan, sekarang disebut BP Jamsostek, menerima penyerahan nomor rekening paling lambat 31 Agustus.

Pemerintah mulai mencairkan bantuan subsidi upah atau BLT untuk pekerja formal atau buruh senilai Rp1,2 juta sejak Kamis (27 Agustus2020). Bantuan tersebut dikucurkan melalui bank penyalur yang tergabung dalam Himbara alias Himpunan Bank Milik Negara.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar