Yamaha

Dibanderol dengan Harga Fantastis, Ini 7 Makanan Termahal di Dunia

  Selasa, 01 September 2020   Budi Cahyono
[ilustrasi] Beberapa makanan mendapat predikat sebagai makanan termahal di dunia. Selain karena rasa, proses dan kelangkaan membuat nilai makanan tersebut melambung tinggi, namun tetap disukai dan dikonsumsi oleh banyak orang. (Unsplash.com/Mohammad Amiri)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Anda pasti mengetahui ada berbagai macam bahan makanan yang harganya selangit di dunia ini. Sudah banyak orang yang mengulasnya dan menjadi rahasia umum di masyarakat, dan tentu saja, makanan-makanan tersebut masih sering dikonsumsi dan digemari banyak orang.

Apa alasan yang membuat produk-produk makanan tersebut begitu mahal? Apakah mereka benar-benar layak dan sesuai dengan harganya? Berikut ulasan tujuh makanan termahal di dunia, dilansir dari BBC dalam The Food Program.

Saffron

Bumbu yang dijuluki ‘Red Gold' ini adalah putik berwarna merah terang (atau benang) dari bunga crocus, dan digunakan sebagai zat pewarna dalam makanan. Mengapa sesuatu yang kecil tersebut harganya mahal?

Diketahui bobotnya bahkan lebih mahal daripada emas. Alasannya sederhana, crocus saffron hanya berbunga selama satu atau dua minggu dalam setahun di musim gugur. Selain itu, memanen rempah tersebut membutuhkan banyak tenaga dan setiap bunga kecil hanya memiliki tiga kepala putik yang berarti dibutuhkan sekitar dua lapangan sepak bola crocus untuk menghasilkan satu kilogram saffron, sekitar 300.000 bunga!

Caviar

Caviar adalah acar telur ikan sturgeon, dan dianggap sebagai salah satu makanan terlezat dunia. Sulit untuk ditangani dan dikemas, tetapi yang lebih penting, ia sangat langka. Caviar paling terkenal berasal dari sturgeon beluga yang ditemukan di Kaspia dan Laut Hitam, sudah sangat terancam punah, dan telurnya sangat sedikit yang dapat dijual secara legal.

Butuh waktu hingga dua dekade untuk sturgeon beluga mencapai kematangan dan ukuran dewasa. Ada jenis yang lebih langka, yaitu telur sturgeon albino, yang sekarang hampir punah di lingkungan asalnya. Menurut Rekor Dunia Guinness, Caviar termahal yang tercatat berasal dari sturgeon beluga albino berusia kira-kira 100 tahun, dijual dengan harga sekitar 34.500 dolar AS per kilogram, atau sekitar Rp500 juta.

AYO BACA : My Cup Of Cake, Tak Cuma Ingin Jadi Toko Kue

Tiram

Tiram sekarang dianggap sebagai barang mewah, namun ternyata tidak selalu demikian. Pada awal abad ke-19, tiram harganya murah seperti cemilan dan sumber makanan bagi kelas pekerja di daerah pesisir, makanan ringan yang sangat banyak sehingga digunakan untuk membuat pai daging.

Tetapi penangkapan ikan yang berlebihan dan polusi memiliki efek bencana pada stok tiram dan kelangkaan telah meningkatkan nilainya. Selusin tiram di restoran seafood top London bisa mencapai harga 51 poundstreling atau hampir Rp1 juta.

Truffle Putih

Ditemukan di wilayah Piedmont di Italia Utara, truffle putih hanya akan tumbuh di antara akar pohon tertentu, jauh lebih langka daripada jenis truffle lainnya, dan memiliki rasa dan aroma yang sangat kuat.

Mereka tidak dapat dibudidayakan, meskipun masyarakat telah mencoba dari generasi ke generasi untuk menanam truffle, mereka tetap hanya dapat diperoleh dari alam liar. Ketidakpastian ini, ditambah usaha orang menemukan dan memanennya, menghasilkan nilai makanan tersebut lumayan tinggi.

Jumlah rekor yang dibayarkan untuk satu truffle putih dilakukan oleh pemilik kasino Makau Stanley Ho pada tahun 2007. Dia mengeluarkan 330.000 dolar AS (sekitar Rp3 miliar) untuk salah satu truffle terbesar yang ditemukan dalam beberapa dekade, dengan berat 1,5 kg. Harga yang sangat luar biasa untuk sebuah jamur bawah tanah.

Iberico ham

AYO BACA : Simpan, Ini Resep Dadar Gulung Merah Putih

Sejenis ham yang diawetkan yang diproduksi di Spanyol dan Portugal, ham Iberico terbaik berasal dari babi buruan yang hanya makan biji pohon ek selama periode terakhir hidup mereka.

Klasifikasi ham Iberico sangat ketat, ham dengan 'label hitam' dianggap yang terbaik. Ia dihasilkan dari babi Iberia murni yang berkeliaran di hutan ek. Selain itu, ham tersebut diawetkan selama 36 bulan.

Menurut Rekor Dunia Guinness, kaki ham termahal yang tersedia secara komersial adalah 'Manchado de Jabugo' Iberia, dengan harga eceran 3.192,76 poundsterling (Rp62 juta).

Daging sapi wagyu

Wagyu secara sederhana diterjemahkan sebagai 'Daging Sapi Jepang', dan itu bisa berasal dari salah satu dari empat jenis sapi Jepang yang berbeda. Dagingnya sangat berlemak, yang terurai selama proses memasak untuk membuat daging empuk, lembab, dan meleleh di mulut.

Harga tinggi tergantung proses pemeliharaannya. Untuk memenuhi syarat wagyu, sapi harus dipelihara dan diberi makan sesuai dengan pedoman yang ketat. Daging sapi Kobe, salah satu yang paling mahal, harganya mencapai 500 poundstreling per kg atau hampir Rp10 juta.

Foie gras

Foie gras adalah pâté atau pasta mahal yang terbuat dari hati bebek atau angsa yang telah digemukkan (hingga sepuluh kali ukuran normalnya). Rasanya kaya dan lembut seperti mentega, serta sangat mahal. Sayangnya, hewan-hewan tersebut harus melalui perjalanan sulit, angsa dan bebek diberi makan jagung secara paksa melalui tabung makanan.

Itu adalah praktik yang dimulai sejak 2500 SM, ketika orang Mesir kuno mengetahui bahwa banyak burung dapat digemukkan melalui makan berlebihan secara paksa. Saat ini banyak negara memiliki undang-undang yang melarang praktik tersebut, dan produksi, impor, atau penjualan foie gras. (Fariza Rizky Ananda)

AYO BACA : Nasi Kabuli, Kuliner Khas Kasepuhan Ciptagelar

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar