Yamaha

Cara Daftar, Cek Nama BLT Pekerja di BPJS Ketenagakerjaan, dan Kapan Pencairan via Bank BCA?

  Jumat, 04 September 2020   Eries Adlin
Cara Daftar, Cek Nama BLT Pekerja di BPJS Ketenagakerjaan dan Kapan Pencairan via Bank BCA? (ilustrasi)/Republika/Prayogi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Bantuan subsidi upah (BSU), sebelumnya disebut bantuan langsung tunai (BLT), untuk pekerja dan buruh formal sudah mulai dicairkan oleh pemerintah sejak 27 Agustus 2020. Namun, masih banyak pekerja yang bertanya tentang cara daftar dan cek data penerima bantuan tersebut di BP Jamsostek.

Cara daftar dan bagaimana cek pencairan BLT untuk pekerja dan buruh formal di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sekarang lebih sering disebut BP Jamsostek, juga menjadi topik yang menonjol di google trends, fitur di Google untuk mencari topik yang hangat di pengguna Internet.

Jadi kalau kalian merasa memenuhi kriteria sebagai calong penerima BLT pekerja dan buruh formal senilai Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, silakan cek nama di BPJamsostek via aplikasi, laman resmi dan SMS. Ini beberapa caranya:

1. Aplikasi BPJSTKU

a. Kalian harus mengunduh aplikasi BPJSTKU di perangkat Android ataupun iOS.

b. Setelah mengunduh, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN.

c. Syarat registrasi di aplikasi BPJSTKU antara lain Nomor KPJ (ada di kartu BPJamsostek), Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP, dan tanggal lahir, dan nama.

d. Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJamsostek.

e. Kemudian pilih di “Kartu Digital”.

f. Setelah muncul tampilan kartu digital BPJamsostek, klik di tampilan tersebut, bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif atau tidak aktif).

2. Website BPJamsostek

a. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

b. Masukkan alamat email di kolom user.

c. Masukkan kata sandi.

d. Setelah masuk, pilih menu layanan.

e. Pada menu layanan, pilih cek saldo JHT.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

f. Masukkan PIN yang telah dikirim melalui SMS.

g. Saldo kamu akan ditampilkan

Namun apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara:

a. Masuk ke https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

b. Pilih menu registrasi.

c. Isi formulir sesuai dengan data nomor KPJ Aktif, nama, tanggal lahir, nomor e-KTP, nama ibu kandung, nomor ponsel, dan email.

d. Apabila berhasil, kamu akan mendapatkan PIN.

e. PIN dikirim melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan.

3. SMS

Cara melalui SMS sebenarnya diperuntukkan untuk mengecek besaran saldo jaminan hari tua (JHT). Pengecekan saldo JHT juga bisa digunakan sekaligus untuk mengetahui apakah status kepesertaannya masih aktif atau tidak.

Ketik pada layar HP: DAFTAR(spasi)SALDO#Nomor KTP#NAMA#Tanggal lahir#Nomor peserta#Email (jika ada), kemudian kirim SMS ke 2757.

Untuk tanggal lahir gunakan format dd-mm-yy.

4. Melalui WhatsApp

Selain melalui web dan SMS, kalian juga dapat mengecek lewat Whatsapp dengan nomor +62 811-9115910 atau +62 855-1500910.

Selain cara daftar dan cek nama penerima BLT pekerja dan buruh formal di BP Jamsostek, pencarian yang tinggi di google trends adalah menyangkut waktu pencairan bantuan ke rekening Bank BCA milik calon penerima.

Pertanyaan tentang kapan pencairan BLT pekerja dan buruh formal ke rekening Bank BCA calon penerima juga sering muncul di media sosial seperti Twitter. Berikut ini penjelasan dari akun Twitter resmi bank terbesar di Indonesia itu, @HaloBCA:

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Pertanyaan tentang pencairan BSU atau BLT pekerja atau buruh formal ke rekening BCA calon penerima memunculkan banyak pertanyaan di media sosial, misalnya Twitter. Sebagai contoh adalah akun Twitter @Alfinadinda10, (3 September 2020).

Manaa data saya aktif Dan Bayar Iuran Tiap bulan tapi sampai skrnh blm ada? Wajah menangis mohon infonya @HaloBCA @BPJSTKinfo.

Dengan senang hati kami bantu informasikan Ibu XXXXX. Jika yang dimaksud dana BLT mekanisme dropping dana Pemerintah akan dilakukan melalui Bank Himbara. Untuk rekening-rekening BCA yang digunakan nasabah dan terverifikasi oleh BPJS dan (1/3) ^Naomi

Kementerian Tenaga Kerja, maka Himbara akan mengkreditkan dana BLT tersebut menggunakan jalur *SKNBI/ LLG Incoming* dalam beberapa kali upload data, sehingga pengkreditan ke rekening BCA *tidak terjadi secara bersamaan*. Mhn menunggu dan mengecek (2/3) ^Naomi

mutasi secara berkala, karena BCA sebagai penerima dana yang bersifat pasif, hal tersebut tergantung dari pihak pengirim, ya. :) Tks (3/3) ^Naomi.” Demikian penjelasan dari @HaloBCA.

Menurut penelusuran Ayojakarta, SKNBI adalah Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Sementara itu, kliring adalah pertukaran warkat atau data keuangan elektronik antar peserta kliring baik atas nama peserta maupun atas nama nasabah peserta yang perhitungannya diselesaikan dalam waktu tertentu.

LLG sendiri adalah Lalu Lintas Giro yang menggunakan fasilitas kliring untuk transfer antara satu bank dengan lainnya.

Berikut ini ketentuan tentang kriteria calon penerima BLT pekerja formal atau BSU seperti diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 14 Tahun 2020:

Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan:

  • warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan nomor induk kependudukan;

  • terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

  • Pekerja/Buruh penerima Gaji/Upah;

  • kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020;

  • peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan Gaji/Upah dibawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai Gaji/Upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan;

  • memiliki rekening bank yang aktif.

Pemerintah mencairkan bantuan subsidi upah atau BLT untuk pekerja formal atau buruh senilai Rp1,2 juta sejak Kamis (27 Agustus2020). Bantuan tersebut dikucurkan melalui bank penyalur yang tergabung dalam Himbara alias Himpunan Bank Milik Negara.

Untuk mengetahu ketentuan lengkap dalam Permenaker No 14 tahun 2020 silakan mengakses link di bawah ini:

https://jdih.kemnaker.go.id/data_puu/Permen_9_2020.pdf

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar