Yamaha

TPU Pondok Ranggon Khusus Kasus Corona Diprediksi Penuh Oktober

  Jumat, 04 September 2020   Fitria Rahmawati
Seorang petugas melintas di dekat makam Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan adanya peningkatan kasus kematian pasien positif Covid-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir sebesar 24,4%. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

PONDOK RANGGON, AYOJAKARTA.COM - Liang lahat untuk pemakaman jenazah korban covid-19 di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur tersisa 1.100 petak. Komandan Regu PJLP TPU Pondok Ranggon, Nadi (47 tahun) mengatakan, diprediksi akan terisi penuh dalam dua bulan ke depan.

"Lahan kami untuk jenazah Covid-19 tersisa 1.100 petak makam, baik untuk muslim dan non-muslim," kata Nadi saat dikonfirmasi pada Jumat (4/9/2020).

Dari data yang diungkap, rata-rata jumlah jenazah terkait corona yang dimakamkan pada periode Agustus lalu, kisaran 27 hingga 28 jenazah per hari.

AYO BACA : Pemprov DKI Sediakan 2 TPU Pasien Meninggal Terjangkit Corona

"Tanggal 31 Agustus itu rekor selama saya bertugas sejak Maret, biasanya 27 sampai 28, pas saat itu ada 36 jenazah," tutur dia.

Berdasarkan penghitungan volume lahan, dia menjelaskan lahan tersebut seluas kurang lebih 7.000 meter persegi atau kurang dari 1 hektare. Sejak bertugas dari Maret hingga saat ini, sebanyak delapan blad baru telah dibuka untuk tempat jenazah Covid-19.

"Kami pakai blad 91 sampai 99, kecuali blad 97 yang dipergunakan untuk masyarakat umum. Untuk jumlahnya sendiri berbeda-beda, ada yang satu blad bisa untuk 240 jenazah, ada juga yang 300 jenazah," ujar dia.

AYO BACA : Hingga Hari Ini Pemprov DKI Makamkan 639 Jenazah dengan Protap COVID-19

Sejauh ini, terhitung sejak Maret hingga akhir Agustus, petugas TPU Pondok Ranggon telah memakamkan sebanyak 2.623 jenazah Covid-19.

Selain di TPU Pondok Ranggon, Pemprov DKI Jakarta menyediakan tempat pemakaman khusus pasien Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. 
Saat ditemui Republika - jaringan Ayojakarta.com pada Rabu (2/9/2020), koordinator gali kubur TPU Tegal Alur, Asep (40) mengatakan, dalam sehari setidaknya ada 20 makam dengan protokol khusus yang digali selain dari makam umum biasa lainnya. 

Bahkan, kata Asep, jumlah itu ia nilai selalu bertambah setiap waktunya.

Ketika ditanya sisa kapasitas lahan di TPU Tegal Alur untuk pemakaman umum atau Covid-19, Asep tak mau menjawab. Namun, ia mengakui bahwa jumlah makam di tempatnya sudah diluar kapasitas normal.

"Sudah diluar normal. Beberapa kali lokasi pemakaman protokol (Covid-19) di sini juga dipindah-pindah," tambah dia sambil menunjuk beberapa lokasi.

AYO BACA : Petugas Pemakaman Khusus Korban COVID-19 Terima Bantuan dari Kecamatan Cipayung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar