Yamaha

JAKARTA PSBB KETAT: RW Zona Merah di Jakarta Selatan Bertambah, Kok Malah Jadi Zona Oranye?

  Kamis, 10 September 2020   Eries Adlin
Ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Wilayah Jakarta Selatan membaik dalam penanganan penyebaran Covid-19 sehingga masuk kategori risiko sedang atau zona Oranye seperti dilansir laman resmi penanganan pandemi secara nasional, covid19.go.id. Pembaruan data sampai dengan 6 September 2020.

Namun, berdasarkan peta risiko laman resmi penanganan Covid-19 yang dibangun Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, Jakarta Selatan mengalami peningkatan dalam jumlah wilayah rukun warga (RW) yang berkategori zona rawan atau zona merah.

Berdasarkan laman tersebut berdasarkan pembaruan data 4 September, ada 17 RW di Jakarta Selatan dari 39 RW yang berkategori merah atau zona rawan. Sementar berdasarkan data sampai dengan 20 Agustus, hanya ada 5 RW yang masuk kategori zona merah di Jakarta Selatan. Sampai dengan 20 Agustus 2020, hanya ada 24 RW yang masuk daftar zona rawan alias zona merah di Ibu Kota.

Gubernur DKI Anies Baswedan kemarin menegaskan Ibu Kota dalam kondisi darurat Covid-19 sehingga akan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Dengan begitu, tidak berlaku lagi kebijakan PSBB transisi.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Berikut ini daftar 39 RW yang masuk zona merah atau zona rawan,

Berikut ini daftar 39 RW yang masuk kategori zona rawan atau zona merah:

  1. KEL. BUKIT DURI, RW 012
  2. KEL. CEMPAKA PUTIH BARAT, RW 007
  3. KEL. CIDENG, RW 009
  4. KEL. CILINCING, RW 009
  5. KEL. DURI PULO, RW 007
  6. KEL. JOHAR BARU, RW 002
  7. KEL. JOHAR BARU, RW 006
  8. KEL. KALIBATA, RW 004
  9. KEL. KALIBATA, RW 006
  10. KEL. KALIBATA, RW 003
  11. KEL. KEAGUNGAN, RW 009
  12. KEL. KEBON BARU, RW 002
  13. KEL. KEBON MELATI, RW 009
  14. KEL. KEBON MELATI, RW 012
  15. KEL. KRAMAT JATI, RW 009
  16. KEL. LAGOA, RW 005
  17. KEL. MANGGA DUA SELATAN, RW 002
  18. KEL. MANGGA DUA SELATAN, RW 004
  19. KEL. MANGGARAI, RW 001
  20. KEL. MANGGARAI, RW 002
  21. KEL. MANGGARAI, RW 006
  22. KEL. MANGGARAI, RW 007
  23. KEL. MANGGARAI, RW 010
  24. KEL. MENTENG DALAM, RW 011
  25. KEL. PADEMANGAN BARAT, RW 011
  26. KEL. PASAR MANGGIS, RW 003
  27. KEL. PASEBAN, RW 003
  28. KEL. PEGANGSAAN, RW 006
  29. KEL. PEGANGSAAN DUA, RW 009
  30. KEL. PELA MAMPANG, RW 003
  31. KEL. PELA MAMPANG, RW 011
  32. KEL. PETAMBURAN, RW 008
  33. KEL. PONDOK KOPI, RW 006
  34. KEL. RAWA JATI, RW 003
  35. KEL. RAWASARI, RW 009
  36. KEL. ROA MALAKA, RW 003
  37. KEL. SLIPI, RW 006
  38. KEL. TEBET BARAT, RW 001
  39. KEL. TEBET BARAT, RW 007

Sebelumnya, sampai dengan 20 Agustus hanya 24 RW yang masuk kategori rawan atau zona merah. Sementara itu, dari 267 kelurahan di DKI Jakarta hanya lima wilayah yang tidak memiliki kasus positif aktif Covid-19. Salah satu satu kelurahan di DKI Jakarta 'daratan' yang nol kasus positif Covid-19 yakni Kelurahan Rawa Barat, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dari penelusuran Ayojakarta terhadap peta sebaran Covid-19 di laman corona.jakarta.go.id, 8 September 2020, empat kelurahan lain yang nihil kasus positif aktif Covid-19 berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu yakni Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kel. Pulau Harapan, Kel. Pulau Kelapa, dan Kel. Pulau Pari.

Sementara itu, kalau mengacu kasus positif kumulatif, seluruh kelurahan sebanyak 267 kelurahan pernah memiliki kasus Covid-19.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar