Yamaha

JAKARTA PSBB TOTAL: Uji Emisi Gratis di Dinas Lingkungan Hidup Ditunda

  Sabtu, 12 September 2020   Eries Adlin
Ilustrasi

KRAMAT JATI, AYOJAKARTA.COM – Jakarta segera memasuki penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai Senin 14 September 2020. Berkaitan dengan kebijakan yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Rabu 9 September itu, Dinas Lingkungan Hidup (LH) menunda kegiatan uji emisi gratis untuk kendaraan pribadi warga.

Sebelum rencana Jakarta PSBB total diumumkan Gubernur Anies, Dinas LH telah mengagendakan uji emisi gratis di Kantor Dinas LH, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Andono Warih, mengatakan sedianya program tersebut dimulai pada 15 September 2020. Namun, karena pada 14 September 2020 PSBB total diberlakukan, program tersebut ditunda.

“Iya ditunda karena PSBB kembali diberlakukan,” ujar Andono Warih, Jumat (11 September 2020), seperti dilansir laman resmi Pemprov DKI, beritajakarta.id.

Andono menuturkan diberlakukannya kembali PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta merupakan kebijakan rem darurat (Emergency Brake Policy) untuk menekan penularan pandemi Covid-19.

“Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan mengumumkam kembali pelakasaan layanan uji emisi gratis,” tutur Andono.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan memutuskan DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB seperti pada masa awal pandemi Covid-19 melanda. Tidak berlaku lagi penerapan kebijakan PSBB transisi.

Berikut ini beberapa poin penting yang disampaikan Gubernur Anies Baswedan melalui jumpa pers virtual pada Rabu sore, 9 September 2020, dari Balai Kota DKI:

1. Jakarta saat ini berada dalam kondisi darurat karena pandemi Covid-19. Laju penularan tinggi sehingga membahayakan keselamatan warga.

2. Pemprov DKI Jakarta memutuskan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB ketat. Tidak berlaku lagi PSBB transisi.

3. Warga akan kembali berkegiatan dari rumah, beribadah dari rumah, bekerja dari rumah dan belajar dari rumah.

AYO BACA : Cara Mudah Mencairkan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan via Lapak Asik Online

4. Mulai Senin 14 September, seluruh kegiatan perkantoran akan dilakukan dari rumah.  Hanya ada 11 bidang esensial yang diperbolehkan beroperasi.

5. 11 bidang nonesensial yang izinnya dikeluarkan akan dievaluasi kembali.

6. Seluruh tempat hiburan akan kembali ditutup. Kerumunan dan kegiatan yang mengumpulkan dilarang.

7. Tempat ibadah yang boleh dibuka hanya di level kampung atau kompleks dan hanya boleh digunakan oleh warga setempat. Khusus tempat ibadah di zona merah atau wilayah dengan kasus tinggi tidak diperbolehkan buka.

8. Saat ini, ambang batas kapasitas rumah sakit untuk ruang isolasi dan ICU sudah melampaui angka batas aman. Diperkirakan mencapai kapasitas maksimal di 17 September 2020.

9. Selama 6 bulan terakhir kasus Covid-19 di Jakarta didominasi 50% kasus OTG dan 35% adalah kasus gejala ringan dan sedang.

AYO BACA : Teruntuk Murid di Jakarta, Kalian Masih Harus Belajar dari Rumah Dulu Ya...

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar