Yamaha

KJP PLUS & KJMU TAHAP 2 TAHUN 2020: Total Bantuan Hingga Rp450 Ribu per Bulan, Ini Rinciannya

  Selasa, 15 September 2020   Khoirur Rozi
Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahan 2 tahun 2020 akan dibuka pendaftarannya pada pekan ini (iIlustrasi)/republika

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Salah satu bantuan yang amat ditunggu-tunggu warga DKI Jakarta adalah subsidi melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap 2 tahun 2020. Mengikuti ketentuan pada pencairan tahap 1 tahun 2020, besar bantuan KJP Plus yang akan diterima maksimal mencapai Rp450 ribu per bulan.

Pendaftaran KJP Plus dan KJMU tahap 2 tahun 2020, menurut rencana, dibuka pekan ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) DKI Jakarta Yanto saat dihubungi Ayojakarta, Selasa 15 September 2020. Mengikuti ketentuan sebelumnya, bantuan terbesar mencapai Rp450 ribu per bulan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Menurut Kepala P4OP, jika tak ada halangan pendaftaran KJP Plus dan KJMU akan diumumkan pada minggu ini. “Insya Allah dalam minggu ini akan kami sosialisasikan (Pendaftaran KJP Plus dan KJMU),” kata Yanto.

Meski begitu, Yanto belum bisa menyebutkan tanggal pendaftaran bantuan pendidikan itu. Jika sudah siap, pihaknya akan menyampaikan langsung kepada masyarakat melalui situs resmi P4OP.

Berikut ini rincian bantuan KJP Plus dan KJMU tahap 1 tahun 2020 yang bisa menjadi acuan penerimaan pada tahap 2 tahun 2020:

  • SD/MI/SDLB     Rp 250 Ribu

  • SMP/MTs/SMPLB         Rp 300 Ribu

  • SMA/MA/SMALB          Rp 420 Ribu

  • SMK     Rp 450 Ribu

  • Pemegang KJMU, menurut penulusuran Ayojakarta, akan menerima biaya penyelenggaraan pendidikan atau biaya pendukung personal sebesar Rp1,5 juta.

Berdasarkan informasi di situs kjp.jakarta.go.id, dana KJP dapat digunakan untuk belanja di toko perlengkapan pendidikan bermesin EDC Bank DKI atau jaringan Prima (BCA) dengan menggunakan Kartu ATM KJP Plus. Penggunaan EDC bank selain Bank DKI dikenakan biaya sesuai ketentuan antar bank.

Selain itu, Dana KJP Plus dapat ditarik tunai untuk uang saku dan transport. Sementara itu, dana yang belum digunakan tidak akan hangus dan akan menjadi tabungan siswa.

Untuk pelajar di sekolah swasta, dana KJP bisa digunakan untuk membayar iuran bulanan atau SPP yang secara otomatis dipotong dari rekening siswa ke rekening sekolah. Jika SPP siswa di bawah jumlah alokasi, akan di-autodebet sebesar jumlah SPP kerekening sekolah, sisanya menjadi hak siswa dan menjadi tabungan siswa.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Siswa yang berhak menerima KJP PLUS harus memenuhi persyaratan seperti berikut:

  • 1. Warga DKI Jakarta Berdomisili di DKI JAKARTA yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga atau surat keterangan lain yang dapat dipertanggung jawabkan.

  • 2. Membuat surat pernyataan tidak mampu/miskin yang diketahui orang tua dan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat.

  • 3. Terdaftar dan masih aktif disalah satu satuan pendidikan di Provinsi DKI Jakarta.

  • 4. Diusulkan oleh sekolah yang telah ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan setempat yang selanjutnya diajukan ke Suku Dinas/Dinas Pendidikan setempat.

  • 5. Terdaftar dalam BDT dan/ atau sumber data lain yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur

Berkas persyaratan calon penerima Kartu Jakarta Pintar Plus tahun 2020:

  • 1. Surat Permohonan sebagai penerima bantuan sosial (Bansos KJP Plus),

  • 2. Surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari orang tua/wali,

  • 3. Berita acara peninjauan lapangan,

  • 4. Surat pernyataan tanggung jawab mutlak kepala sekolah (bermaterai cukup),

  • 5. Surat rekomendasi untuk mendapatkan SKTM,

  • 6. SKTM tahun 2020,

  • AYO BACA : Cara Mudah Mencairkan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan via Lapak Asik Online

    7. Pernyataan ketaatan penggunaan bantuan sosial biaya operasional pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu melalui KJP Plus,

  • 8. Daftar calon penerima KJP Plus tahun 2020 ( di tanda tangani Kepala Sekolah mengetahui Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Format).

Sementara itu, persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta KJMU adalah:

  • 1. Mendaftar di PTN dan dinyatakan lulus seleksi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPTN), dan Seleksi Mandiri PTN.

  • 2.Pendataan KJMU

  • 3. Peserta Didik dan Alumni yang akan melanjutkan ke PTN mengajukan permohonan Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan kepada Gubernur Melalui SMA/SMK/MA/sederajat Sekolah Asal.

Permohonan Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilengkapi dokumen sebagai berikut:

  • a. Surat permohonan bantuan biaya peningkatan mutu pendidikan.

  • b. Surat pernyataan bermeterai Rp 6.000.

  • c. Surat Pernyataan Ketaatan Penggunaan Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan.

  • d. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

  • e. Fotokopi Kartu Keluarga.

  • f. Surat Keterangan Tidak Mampu.

  • g. Bukti pendaftaran atau nomor ujian pada seleksi masuk PTN.

Informasi selengkapnya mengenai formulir pendaftaran dan ketentuan lainnya bisa diakses melalui situs kjp.jakarta.go.id

AYO BACA : Teruntuk Murid di Jakarta, Kalian Masih Harus Belajar dari Rumah Dulu Ya...

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar