Yamaha

Kasus Penyerangan Polsek Ciracas: Puspomad Sebut 65 Prajurit Tersangka dan Ditahan

  Rabu, 16 September 2020   Budi Cahyono
Polsek Ciracas Rusak diserang sejumlah oknum Anggota TNI akibat berita hoaks yang dibuat Prada M Ilham

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, masuk dalam babak baru. Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) menyampaikan 65 oknum prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan.

Penetapan tersangka berdasarkan hasil penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan hingga Selasa (15/9/2020).

AYO BACA : Ini 7 Fakta Kejadian Penyerangan Polsek Ciracas

Rincian dari total tersangka itu yakni 57 oknum prajurit TNI Angkatan Darat, 7 oknum dari TNI Angkatan Laut dan 1 oknum dari TNI Angkatan Udara.

"Yang sudah dilaksanakan pemeriksaan sebanyak 90 personel terdiri 38 satuan. Dan yang sudah dinaikan statusnya sebagai tersangka dan ditahan 57 personel (TNI AD) terdiri dari 25 satuan," kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD, Letjen Dodik Widjanarko di Markas Puspomad, Jakarta Pusat,  seperti dikutip Suara.com, Rabu (16/9/2020),.

AYO BACA : Penyerangan Polsek Ciracas: TNI-Polri akan Patroli Skala Besar

Menurut Dodik, ada sebanyak 33 personel dari matra Angkatan Darat kekinian telah dikembalikan ke kesatuannya. Hal itu lantaran mereka hanya diperiksa sebagai saksi.

"Saksi sipil yang sudah diperiksa, dari sebanyak 50 korban satu saksi korban penganiayaan saudara Husni Maulana pengemudi mobil ANTV setelah pulih dan dirawat secara intensif di RSPAD Gatot Soebroto," tuturnya.

Sementara itu Danpom TNI Mayjen Eddy Rate Muis menambahkan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 29 prajurit TNI dari AL dan AU dan ditetapkan sebagai tersangka 8 oknum prajurit.

"Dari 29 oknum TNI tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 8 tersangka. 7 oknum prajurit TNI AL berasal dari 3 satuan, 1 orang oknum prajurit dari TNI AU," tandasnya.

AYO BACA : Penyerangan Mapolsek Ciracas: Prada Ilham Ternyata Kecelakaan Tunggal Bukan Dikeroyok

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar