Yamaha

Begini Ciri-ciri Penipuan yang Ngaku-ngaku Rekrutmen Pegawai PLN

  Rabu, 16 September 2020   Eries Adlin
Ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – PT PLN (persero) mengimbau para pelamar kerja yang berminat untuk bergabung ke PLN berhati-hati terhadap maraknya penipuan terkait rekrutmen yang mengatasnamakan badan usaha milik negara itu.

Vice President Public Relations PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menjelaskan PLN tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya apapun selama pelamar mengikuti seleksi yang diselenggarakan PLN. Selain itu, tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi.

“Untuk rekrutmen, kami tegaskan, PLN tidak memungut biaya apapun kepada peserta rekrutmen ataupun calon pegawai,” jelas Arsyadany seperti dilansir laman resmi BUMN itu, pln.co.id.

Dalam menjaring tenaga kerja unggul baru, PLN hanya merekrut pegawai melalui alamat situs .rekrutmen.pln.co.id. Aplikasi ini memungkinkan siapapun untuk melihat informasi tentang lowongan yang dibuka serta pengumuman hasil seleksi calon pegawai PLN.

Pelamar cukup masuk ke aplikasi dan mendaftar sebagai anggota dengan menyiapkan soft copy KTP, foto, ijazah, transkrip akademik, akte kelahiran dan sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL prediction, TOEIC dan IELTS).

“Selain di situs rekrutmen.pln.co.id, semua lowongan ataupun panggilan untuk seleksi tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi silakan buka web tersebut untuk info rekrutmen,” tegas Arsyadany.

Arsyadany menambahkan jika ada pengumuman perihal rekrutmen PLN maka peserta akan diinformasikan melalui email [email protected] dan sms blast dengan masking PT PLN.

“Informasi tersebut hanya bisa dilihat secara pribadi melalui menu PENGUMUMAN TES setelah peserta login menggunakan akun yang dimiliki masing-masing peserta.”

 

 

 

Kontak:

 

Arsyadany G. Akmalaputri

EVice President Public Relations PLN

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar