Yamaha

Dua Hari, Sanksi Denda Operasi Yustisi Terkumpul Rp 88 Juta

  Rabu, 16 September 2020   Fitria Rahmawati
operasi yustisi / Republika

GROGOL PETAMBURAN, AYOJAKARTA.COM - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, dua hari pelaksanaan Operasi Yustisi mengumpulkan Rp88 juta dari hasil pemberian sanksi denda para pelanggar protokol kesehatan.

AYO BACA : Begini Ciri-ciri Penipuan yang Ngaku-ngaku Rekrutmen Pegawai PLN

"Nilai (sanksi) denda baik dari Pemprov DKI, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan, jadi nilai denda sebesar Rp 88.650.500 selama dua hari ini," kata di Terminal Grogol, Jakarta Barat, Rabu (16/9/2020).

AYO BACA : Innalillahi… Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia Karena Covid-19

Nana menjelaskan, sanksi denda itu diperoleh para pelanggar protokol kesehatan yang terjaring dalam Operasi Yustisi. Dia menyebut, selama dua hari pelaksanaan operasi tersebut total ada sebanyak 9.734 pelanggar.

"Jadi tanggal 14 dan 15 September untuk (sanksi) teguran sebanyak 2.971, kemudian sanksi sosial sebanyak 6.279 orang dan kemudian sanksi denda sebanyak 484 orang," papar dia.

Di sisi lain, dia menyebut, kepolisian bersama dengan sejumlah instansi terkait akan terus melakukan imbauan secara masif mengenai pendisiplinan protokol kesehatan. Tujuannya, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya. Nana pun berharap agar masyarakat dapat mematuhi sejumlah aturan yang telah ditetapkan.

Adapun Operasi Yustisi itu melibatkan sejumlah instansi terkait, yakni TNI-Polri, Pemprov DKI Jakarta, kejaksaan, dan pengadilan. Sebanyak 6.800 personel gabungan pun diterjunkan dalam operasi itu untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

AYO BACA : Bukan Hanya Sekda Saefullah yang Positif Covid-19 di Pemprov DKI Jakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar