Yamaha

Pesan Dokter Reisa, Jangan Gunakan Masker Asal-asalan

  Sabtu, 19 September 2020   Budi Cahyono
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro. (BNPB)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Juru bicara pemerintah dokter Reisa Broto Asmoro meminta publik jangan menggunakan masker secara asal-asalan.

"Mari terus biasakan diri dengan protokol kesehatan, ingat selalu pakai masker dengan baik dan benar, jangan asal asalan, tutupi bagian hidung sampai dagu," ujar Reisa dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Dia menekankan kepada publik agar penggunaan masker jangan hanya sebagai hiasan semata.

AYO BACA : Tips Dokter Reisa Cegah Potensi Penularan Covid-19 Melalui Udara

"Jangan malah dijadikan hiasan untuk menutupi dagu saja. Saya masih lihat di beberapa orang malah dikalungkan saja di leher," ujar Reisa.

Dia juga mengimbau publik menyiapkan lebih dari satu buah masker per hari, terutama ketika beraktivitas. Penggunaan masker yang tidak pas akan percuma dan malah bisa menempatkan diri penggunanya rentan terpapar virus Korona. Jadi, pastikan masker melekat erat dan tak mudah tergeser saat dikenakan.

"Pas adalah kuncinya. Seharusnya tidak terlalu ketat sehingga menghambat kemampuan Anda bernapas, tetapi juga harus pas di wajah sehingga tak bergeser," kata Kendra McMillan dari American Nurses Association di Silver Spring, Maryland, Amerika Serikat seperti dilansir dari Livestrong. "Pastikan hidung, mulut, dan dagu tertutup saat mengenakan masker," tutur McMillan.

AYO BACA : Imbauan Dokter Reisa Soal Peggunaan Masker

Selain pas, sebaiknya jangan sering menyentuh dan melepas pasang masker. Ingatlah, memakai masker dimaksudkan untuk mencegah penyebaran infeksi ke orang lain.

Jika sering melepas pasang masker, lalu batuk atau mulai berbicara, bisa berpotensi menyebarkan virus. Menyentuh bagian depan masker juga dilarang. Jika permukaan luar terkena partikel virus dan Anda menyentuh masker dan kemudian wajah, Anda berpotensi menulari diri sendiri.

Kesalahan lain yang kerap dilakukan adalah tidak mencuci tangan sebelum menyentuh, lalu mengenakan masker, serta mencuci masker kain.

"Apakah Anda akan memakai pakaian dalam yang sama berulang-ulang? Hal yang sama berlaku untuk masker kain. Idealnya, masker (dan pakaian dalam) harus dicuci setelah digunakan," ujar asisten profesor di departemen patologi Johns Hopkins University di Baltimore, Kate Grabowski.

Jadi, pastikan masker harus pas, dan jangan ragu mengganti masker jika tidak nyaman mengenakannya.

AYO BACA : Dokter Reisa Broto Asmoro Jadi Jubir COVID-19, Ini Profilnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar