Yamaha

JAKARTA PSBB KETAT: Sepelekan Protokol Kesehatan, 48 Warga Terjaring Operasi Tibmask di Kecamatan Cipayung

  Minggu, 20 September 2020   Aini Tartinia
Salah satu warga di Kecamatan Cipayung sedang menjalani sanksi sosial menyapu jalan akibat tak memakai masker/dok: timur.jakarta.go.id

CIPAYUNG, AYOJAKARTA.COM – Dalam rangka penertiban pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pengetatan DKI Jakarta, Satuan Polisi Pamong Praja menjaring 48 pelanggar dalam Operasi Tertib Masker atau Operasi Tibmask di tujuh lokasi Kecamatan Cipayung.

Komandan Satpol PP Kecamatan Cipayung, Widodo mengatakan, 48 pelanggar yang terjaring Operasi Tibmask dikarenakan melanggar protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker. Rinciannya, 44 warga dikenakan sanksi sosial dan 4 lainnya sanksi denda administrasi.

AYO BACA : Pedoman Baru CDC: Meski Tanpa Gejala, Kontak dengan Pasien Positif Corona Harus Dites

“Ketujuh lokasi tersebut berada di Jalan TPU Pondok Ranggon, Jalang Dalang, Jalan Raya Cilangkap, Jalan Raya Cipayung, Jalan Rawa Binong, Jalan Raya Setu dan Jalan Raya Bambu Apu.,” kata Widodo dilansir timur.jakarta.go.id, Jumat (18/9/2020).

Widodo menyebut kegiatan Operasi Tibmask dilakukan berdasarkan arahan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia berharap ke depanya warga Jakarta Timur menjadikan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) sebagai kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

AYO BACA : Pemerintah Siapkan Payment Holiday KPR di Bawah Rp500 Juta, Ini Lho Maksudnya

“Agar tidak mudah tertular penyakit, jika keluar rumah jangan lupa pakai masker, sering cuci tagan dan hindari tempat kerumunan. Peduli dengan kesehatan diri sendiri dan untuk keluarga,” ucapnya.

Diketahui, Jakarta kembali menerapkan PSBB setelah kasus penularan Covid-19 di ibukota berada dalam taraf mengkhawatirkan. Gubernur DKI, Anies Baswedan, menyatakan keputusan tersebut diambil lantaran tiga indikator yang sangat diperhatikan Pemprov DKI Jakarta, yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU khusus Covid-19 dan tingkat kasus positif di Jakarta.

Berbeda dengan PSBB tahap awal dan PSBB transisi, Pemprov DKI Jakarta kali ini meminta bantuan TNI dan Polri untuk menindak pelanggar PSBB yang membandel tak mau mengenakan masker sesuai protokol kesehatan PSBB. Sebelumnya, penindakan pelanggar PSBB ini hanya dilakukan oleh Satpol PP.

AYO BACA : Sampai Gelombang 9, Pendaftar Kartu Prakerja Ada 26 Juta, Masih Gak Lolos Saat Daftar? Perhatikan NIK Kalian

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar