Yamaha

Para Pelaku UMKM, Simak 3 Jurus Pemprov DKI Ini untuk Bantu Kalian di Tengah Pandemi

  Minggu, 20 September 2020   Aini Tartinia
ilustrasi bisnis keuangan/ shutterstock

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan tiga jurus jitu untuk memulihkan aktivitas eknomi khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.

Asisten Pereknomian dan Keuangan DKI Jakarta, Sri Haryati menjelaskan, ketiga jurus jitu tersebut ialah relaksasi pemberian izin usaha mikro kecil (IUMK), pemberi kredit pemula dan penyaluran dana pemulihan ekonomi, dan pembentukan koperasi di 12 kampung prioritas.

Ayojakarta menjabarkan ketiga strategi Pemprov DKI tersebut dalam menolong sektor UMKM, yakni :

Pertama, pemberian IUMK yang merupakan terobosan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) untuk mempermudah layanan perizinan dengan secara aktif mendatangi pelaku usaha.

“Pertama adalah layanan jemput bola kepada pelaku UMK dengan memanfaatkan layanan Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB), dan simplifikasi persyaratan perizinan," kata Sri dilansir beritajakarta.id, Rabu (16/9/2020).

Sri menjelaskan, sejak dimulainya relaksasi IUMK pada 6 Juli 2020 sampai 8 September 2020 tercatat sebanyak 43,9 ribu IUMK yang sudah diterbitkan bagi pelaku UMK binaan Jakpreneur maupun non-binaan.

“Sebagai gambaran, Januari 2020 sampai dengan Juni 2020 sebelum adanya relaksasi ini, izin yang diterbitkan hanya sekitar 6,9 ribu dengan jalur biasa. Total omzet yang dicatat oleh para pelaku UMK adalah sebesar Rp369 miliar," ujar Sri.

Kedua, program pemberian kredit bagi pemula. Upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para pelaku UMKM sebagai tambahan modal kerja maupun investasi yang pada periode bulan September kurang lebih terdapat 153 UMKM yang dalam proses pengajuan kredit modal kerja dengan total penyaluran sebesar Rp38,8 miliar.

“Angka ini akan terus bertambah, kita semua berupaya agar kredit bisa dimanfaatkan oleh semua UMK yang ada di Jakarta," ujarnya.

Ketiga, program yang merupakan terobosan dari Dinas PPKUKM yaitu memfasilitasi pembentukan koperasi. Terdapat 12 koperasi yang berada di kampung prioritas yang difasilitasi pembentukan koperasinya.

AYO BACA : Pelaku UMKM Ingin Endorse Ridwan Kamil? Begini Syaratnya

“Tujuan didirikan koperasi berbadan hukum ini diharapkan dapat membangun dan mengembangkan potensi ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya di kampung prioritas,” kata Sri.

Adapun 12 koperasi di kampung prioritas yang difasilitasi pembentukannya sebagai berikut :

1. Koperasi Konsumen Akuarium Bangkit Mandiri di Kampung Akuarium

2. Koperasi Konsumen Kumir Pinangsia Sejahtera di Kampung Kumir

3. Koperasi Konsumen Komunitas Anak Kali Ciliwung di Kampung Lodan, Kampung Tongkol dan Kampung Kerapu

4. Koperasi Konsumen Marlina Maju Bersama di Kampung Marlina

5. Koperasi Konsumen Elektrojaya Makmur di Kampung Elektro

6. Koperasi Konsumen Gedung Pompa Mandiri Sejahtera di Kampung Pompa

7. Koperasi Konsumen Kampung Rawamakmur di Kampung Rawa Barat dan Rawa Timur

8. Koperasi Konsumen Kampung Muka Mandiri di Kampung Muka

9. Koperasi Konsumen Langkong Bersinar di Kampung Lengkong

AYO BACA : Ingin Tahu Trik Promosi Agar Jualan Laris? Yuk Ikuti Bincang Bisnis Online bank bjb

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar