Yamaha

Ditutup Sementara, Kantor Walkot Jakpus Buka Rabu

  Minggu, 20 September 2020   Fitria Rahmawati
sebagai ilustrasi disinfektan di Jakpus/ Republika

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, pihaknya menutup sementara Kantor Wali Kota Jakpus untuk sterilisasi penyemprotan cairan disinfektan mulai Senin (21/9/2020). 

Irwandi menjelaskan, penyemprotan disinfektan akan dilakukan selama dua hari, kemudian operasional dibuka kembali pada Rabu (23/9/2020).

"Sekarang lagi pandemi Covid-19, kita sekarang harus proaktif melindungi seluruh ASN (aparatur sipil negara), ini kewajiban kita," ujar  di Jakarta, Minggu (20/9/2020).

Irwandi mengatakan, penyemprotan disinfektan melibatkan petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jakpus. Seluruh gedung di kawasan kantor yang dipimpin Wali Kota Bayu Meghantaratersebut disterilisasi, sehubungan temuan satu orang pegawai dari unit perangkat kerja daerah (UKPD) yang terpapar Covid-19.

AYO BACA : UPDATE CORONA NASIONAL 20 SEPTEMBER: Positif Covid-19 Nyaris Tembus 4 Ribu Kasus

"Sudah ada yang kena satu orang dari Gedung B. Jadi karena mungkin dia berkeliling gedung, pakai lift, kita sterilisasi saja semuanya," ujar Irwandi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI, Chaidir dalam edaran lewat aplikasi Whatsapp meminta agar seluruh ASN kantor Wali Kota Jakpus menghentikan aktivitasnya selama tanggal 21 sampai 22 September 2020. 

Para kepala UKPD dalam pelaksanaan pekerjaan dan pelayanan, dapat menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan berkoordinasi dengan para asisten pemerintahan.

Selain itu, Kepala UKPD diwajibkan melaporkan perangkat kerja ASN dan penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) yang terpapar Covid-19 di lingkungan kantor dan wilayah kerjanya masing-masing kepada Wali Kota melalui Suku Badan Kepegawaian Jakpus atau lewat aplikasi perpesanan.

AYO BACA : Kata Yurianto Soal Kasus Corona Tertinggi di Kemenkes

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar