Yamaha

3 Upaya Pemprov DKI Kurangi Sampah Rumah Tangga di Jakarta, Salah Satunya Biokonversi Lalat!

  Minggu, 20 September 2020   Aini Tartinia
pengelolaan sampah di Jakarta/ dok

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Adanya Peraturan Gubernur (Pergub) No.77 Tahun 2020 Tentang pengelolaan sampah lingkup RW untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah di sumber agar mencapai target pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga di DKI Jakarta.

Seperti yang kita ketahui bersama, sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat.

Dengan adanya Pergub No.77 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW, maka kita harus mengelola sampah dari sumber, berikut ini tiga caranya yang Ayojakarta kutip dari akun Instagram @dinaslhdki :

1. Biokonversi Maggot
Maggot BSF atau Black Soldier Fly merupakan lalat hitam yang jenisnya berbeda dengan lalat lainnya yang menimbulkan penyakit.

AYO BACA : Bahaya! Jalan Bergelombang Bikin Kecelakaan di TB Simatupang Jaksel

Biokonversi budidaya maggot merupakan salah satu prioritas untuk mengurangi sampah organik yang ada di Jakarta. Sebagai catatan, satu lalat atau maggot mampu menghabiskan sampah organik tiga kali lebih besar dari badannya.

2. Bank Sampah
Jika mendengar namanya mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita sebagai warga Jakarta. Bank Sampah merupakan wadah edukasi masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah di sumber, di mana sampah yang sudah dipilah dapat menghasilkan nilai rupiah, selain itu bank sampah juga menjadi wadah kreasi daur ulang.

3. Komposting
Komposting adalah pemerosesan hasil sapuan daun-daun yang berjatuhan, selanjutnya daun-daun tersebut disekap pada tong khusus komposter atau dapat pula menggunakan ember, lalu dicampur-aduk cairan EM4 secukupnya.

14 hari merupakan waktu maksimal untuk menjadi kompos, dan kompos tersebut bisa digunakan kembali sebagai pupuk tanaman dan atau pepohonan.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar