Yamaha

Meneruskan Perjuangan Didi Kempot, Saka Praja Luncurkan “Gelang Putih”

  Senin, 21 September 2020   Budi Cahyono
Saka Praja dan Yan Vellia berdendang dalam launching single perdana “Gelang Putih” di Ramada Suites and Hotel, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (20/9/2020) malam. (Ayojakarta.com/Budi Cahyono)

KARANGANYAR, AYOJAKARTA.COM – Pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya tampaknya pas disematkan kepada Saka Praja Adil Prasetya, putra almarhum Didi Kempot.

Darah seni tarik suara mengalir deras dalam nadinya. Suara yang merdu merupakan sebuah pemberian Tuhan yang tiada duanya untuk Saka Praja.

Putra dari pernikahan sang maestro Didi Kempot dengan penyanyi Yan Vellia itu, meluncurkan single perdana berjudul Gelang Putih di Ramada Suites and Hotel, Colomadu, Karanganyar, Minggu (20/9/2020) malam.

Dalam konferensi pers, Saka mengaku ingin meneruskan semangat ayahnya dalam berkesenian.

" Ingin meneruskan lagu-lagunya Papa. Ingin merasakan perjuangan Papa dari bawah sampai posisi tinggi," ucapnya mantap.

AYO BACA : Sobat Ambyar, Ini Lima Lagu Didi Kempot Teman Saat Patah Hati

Saka menuturkan, keinginannya menjadi penyanyi tak lepas dari wejangan almarhum Didi Kempot dalam sebuah mimpi. Empat kali Saka didatangi Didi Kempot saat tidur. Bahkan pesan yang disampaikam sangat jelas diterima Saka.

"Dalam mimpi itu, Papa mengatakan ‘Le, maju Le. Nerusin Papa’ (Nak, maju. Terusin Papa). Lain waktu Papa bilang ‘Sing semangat yo, Le’ (Yang semangat ya Nak). Ada juga yang mimpi sepanggung dengan Papa," ungkap Saka.

Lagu Gelang Putih resmi dilaunching lewat akun YouTube Saka Bumi Official, tepat pukul 20.00 WIB yang disaksikan ratusan penggemar melalui virtual. Sejumlah komunitas fans Saka maupun fans Didi Kempot yang hadir di lokasi, menyiarkan launching tersebut secara live di akun sosmed mereka.

Hilarius Daru Indrajaya “Ndarboy Genk” mendapatkan amanah begitu besar untuk menciptakan lagu Gelang Putih.

Lagu tersebut berkisah tentang rasa rindu setelah ayahnya meninggal dan semangat untuk meneruskan perjuangan Didi Kempot di jalur musik Jawa. Gelang putih menjadi simbol kerinduan pada sosok sang ayah, karena gelang tersebut merupakan aksesoris yang kerap dipakai Didi Kempot di atas panggung.

AYO BACA : Surakarta Berencana Bangun Monumen Didi Kempot

Gelang Putih menjadi pijakan awal Saka untuk terjun di dunia musik, sesuai dengan cita-citanya untuk menjadi penyanyi dan penerus perjuangan Didi Kempot.

Setelah acara launching, Saka tampil diiringi Lare Jawi menyanyikan Gelang Putih. Diketahui, Lare Jawi adalah grup musik yang mengiringi penampilan Lord Didi pada masa hidupnya.

Saka juga launcing Saka Bumi Production yang bergerak dalam bidang produksi musik dan kesenian. Launcing keduanya ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh istri almarhum Didi Kempot, Yan Vellia.

Pencipta lagu Gelang Putih, Hilarius Daru Indrajaya, mengatakan mendapatkan amanah dari Yan Vellia. Pembuatan single lagu ini hanya butuh waktu dua hari. Konsep lagu bukan membawa lirik ambyar, tetapi lebih ke lirik semangat dan cinta dengan keluarga.

"Video klip lagu ini diambil dari Pantai Parangtritis Bantul, Yogyakarta. Makna dari judul Gelang Putih ini merupakan gelang yang kerap dipakai almarhum Didi. Hal itu dapat dinikmati dari setiap lirik lagu ini yang ditulis Bunda Yan Vellia," ucap Daru.

Yan Vellia mengaku bersyukur, launching single perdana Saka Praja sukses. Dia berharap Saka bisa berdiri dengan genre musiknya dan menjadi penerus perjuangan seni dari keluarga besar almarhum Didi Kempot.

AYO BACA : Ayub “Paijo” Antoh: Dari Sepak Bola ke Nyanyi Dangdut karena Didi Kempot

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar