Yamaha

JAKARTA PSBB KETAT: Abai Protokol Kesehatan, Kantor di Kawasan Business Park Kebon Jeruk Ditutup

  Selasa, 22 September 2020   Budi Cahyono
ilustrasi PSBB

KEBON JERUK, AYOJAKARTA.COM – Dalam inspeksi mendadak (sidak), Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar), menemukan salah satu perkantoran melanggar protokol kesehatan dalam pelaksanaan PSBB ketat.

Kantor usaha daring yang berada di kawasan Business Park Kebon Jeruk, Jakarta Barat tersebut terpaksa ditutup petugas, Senin (21/9/2020).

AYO BACA : Ratusan Pelanggar PSBB di Jakarta Utara Disanksi Bersihkan Fasum

"Saat kami sidak kami temukan banyak karyawan tidak jaga jarak, tidak ada pengecekan suhu, dan tidak ada fasilitas cuci tangan," kata Wakil Wali Kota Jakbar, Yani Wahyu Purwoko di Jakarta, Senin.

Perusahaan bisnis daring Indotrading.com itu juga tidak menerapkan wajib 50 persen work form home (WFH), sebagai 11 sektor usaha esensial.

AYO BACA : 5 Pegawai Terpapar Covid-19, Dinas PUPR Kabupaten Bogor Lockdown

Menurut Yani, perusahaan tersebut wajib ditutup selama tiga hari untuk dilakukan sterilisasi dengan cairan disinfektan, mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Saya harapkan seluruh sektor usaha baik yang 11 sektor esensial dan nonesensial agar ikuti protokol kesehatan di Jakarta Barat karena sudah jelas, peraturannya jelas, pergubnya jelas," kata Yani.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakbar, kemudian membuat surat berita acara pemeriksaan terhadap perusahaan bernama Indotrading.com itu. Perusahaan itu juga terancam denda Rp50 juta apabila ketahuan melanggar protokol kesehatan untuk kedua kalinya.

"Kalau Kamis besok ketahuan melanggar lagi maka kena sanksi denda Rp 50 juta. Jadi, kami akan cek lagi," kata Kepala Satpol PP Jakbar Tamo Sijabat. Menurut Tamo, apabila perusahaan tersebut melanggar hingga empat kali, maka izin usaha akan dicabut.

Pemprov DKI Jakarta terapkan PSBB total sejak Senin (14/9). Dalam ketentuan PSBB total itu 11 perusahaan esensial wajib menerapkan bekerja dari rumah sebanyak 50 persen untuk pegawai. Sementara perusahaan nonesensial wajib menerapkan WFH 75 persen untuk pegawai.

AYO BACA : Pelanggar PSBB di Bekasi Bisa Didenda Rp50 Juta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar