Yamaha

Prediksi Hujan Sepekan Guyur DKI Jakarta, 620 Pompa Dinas SDA Siaga 24 Jam

  Rabu, 23 September 2020   Aini Tartinia
Wagub DKI Jakarta tinjau rumah pompa/ ist

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini Yusuf, menginstruksikan para anak buahnya di rumah pompa untuk siaga 24 jam dalam menghadapi musim penghujan.

Dengan kesiapan petugas rumah pompa di lapangan, segala kemungkinan yang terjadi bisa segera ditanggulangi.

“Kami selalu kontrol sampai di mana kesiapan pompa-pompa maupun petugas di lapangan. Menghadapi musim penghujan ini petugas rumah pompa untuk selalu standby," kata Juaini dilansir beritajakarta.id, Selasa (22/9/2020).

Dinas SDA terus melakukan perawatan rutin terhadap 487 unit pompa stasioner yang tersebar di 178 lokasi agar dapat beroperasi optimal. Selain itu, ada 133 pompa mobile untuk bantuan jika diperlukan dalam menangani debit air yang tinggi dari guyuran hujan maupun air kiriman.

AYO BACA : Wagub DKI Tinjau Rumah Pompa di Tiga Lokasi

Hal tersebut dilakukan agar, pompa mobile dan pompa stasioner di Jakarta dalam kondisi prima menghadapi musim penghujan.

“Saat ini kami sedang melakukan persiapan-persiapan, memang ada beberapa lokasi yang saat ini kami lakukan pemeliharaan rutin,” ujarnya.

Sebelumnya, ada 30 ruas jalan di Jakarta yang tergenang air Selasa (22/9/2020) pagi setelah hujan intensitas tinggi turun, disertai air kiriman dari Bogor.  Genangan tersebut diklaim langsung surut oleh Pemprov DKI Jakarta usai pihaknya mengoperasionalkan mesin pompa penyedot air. 

Genangan tersebut diklaim langsung surut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta usai pihaknya mengoperasionalkan mesin pompa penyedot air. 

AYO BACA : Maksimalkan Daya Tampung, Kolam Rumah Pompa Patra Diperdalam

Juaini mengatakan, saat hujan deras turun pihaknya langsung menyalakan pompa mobile atau stationer untuk menyedot air. Begitu ada kabar air kiriman dari Bogor, pompa telah disiagakan.

“Pompa stationer yang ada cukup membantu,” ujar Juaini saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2020).

Kendati demikian, air masih menggenangi jalanan dan pemukiman warga. Namun ia menyebut dengan pompa itu air bisa surut dengan cepat.

"Misalnya saja di daerah Benhil, Tanah Abang dan Sudirman, begitu air tergenang, pompa langsung main. Langsung surat kok itu," klaimnya.

Selain itu, sebagai langkah antisipasi, ia juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG untuk memetakan daerah mana saja yang akan diguyur hujan. Lalu pihaknya menyiagakan 10 orang petugas di setiap jalan yang rawan.

Genangan air disebutnya kebanyakan terjadi karena adanya sampah yang menyumbat saluran. Maka dari itu petugas diminta langsung membersihkan agar air bisa mengalir lancar.

"Setiap kecamatan itu ada 50 petugas. Masing masing titik minimal 8-10 yang berjaga. Jadi begitu ada genangan, petugas cari penyebabnya. Kebanyakan itu ada sumbatan sampah," pungkasnya.

AYO BACA : Kecamatan Penjaringan Siagakan 34 Rumah Pompa

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar