Yamaha

Jakarta Barat Siaga Banjir, Pemkot Siapkan 800 Personel Satgas

  Rabu, 23 September 2020   Icheiko Ramadhanty
(ilustrasi) Gerebek lumpur di Waduk Ria Rio Jakarta Timur sebagai langkah antisipasi banjir/ Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menurunkan sebanyak 800 personel Satuan Tugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Satgas Sudin SDA). Ratusan personel tersebut disiagakan untuk mengatasi genangan dan banjir di wilayah Jakarta Barat.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Purwanti Suryandari mengatakan, ke-800 personel tersebut disiagakan di delapan kecamatan. Mereka juga akan dibentuk dalam sebuah tim yang terbagi dari lima tim.

"Setiap kecamatan memiliki 70-90 personel dan dibuat lima tim. Empat tim siaga pagi dan satu tim piket malam hingga pagi hari," kata Purwanti, dilansir dari beritajakarta.id, Rabu (23/9/2020).

Dia menjelaskan, para tim tersebut dibentuk untuk bertugas melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menanggulangi banjir. Tugas-tugas tersebut seperti pengurasan sejumlah saluran, kali, dan waduk yang ada di Jakarta Barat.

Selain itu, kata Purwanti, para personel ini juga bertugas untuk memastikan saluran telah berfungsi dengan baik dan daya tampung airnya telah maksimal.

AYO BACA : Pilkada Solo: Resmi! Pasangan Bajo Tantang Gibran – Teguh di Pilwakot Solo

"Namun jika hujan, Satgas akan berkeliling untuk mengatasi genangan dan banjir," pungkasnya.

Upaya yang dilakukan oleh Pemkot Jakbar tersebut menyusul adanya prediksi bahwa wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan dalam sepekan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini Yusuf, menginstruksikan para anak buahnya di rumah pompa untuk siaga 24 jam dalam menghadapi musim penghujan.

Dengan kesiapan petugas rumah pompa di lapangan, segala kemungkinan yang terjadi bisa segera ditanggulangi.

“Kami selalu kontrol sampai di mana kesiapan pompa-pompa maupun petugas di lapangan. Menghadapi musim penghujan ini petugas rumah pompa untuk selalu standby," kata Juaini dilansir beritajakarta.id, Selasa (22/9/2020).

Dinas SDA terus melakukan perawatan rutin terhadap 487 unit pompa stasioner yang tersebar di 178 lokasi agar dapat beroperasi optimal. Selain itu, ada 133 pompa mobile untuk bantuan jika diperlukan dalam menangani debit air yang tinggi dari guyuran hujan maupun air kiriman.

AYO BACA : Pemprov DKI Baru Bangun 18 PAUD dari 142 Target pada 2020

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar