Yamaha

Hingga Pukul 19.50 WIB, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Potensi Hujan Sedang dan Lebat!

  Rabu, 23 September 2020   Aini Tartinia
ilustrasi hujan di Jakarta/ Suara.com

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya hujan sedang dan lebat di dua wilayah ibukota.

Peringatan dini itu disampaikan melalui akun Twitter resmi @BPBDJakarta, pada Rabu (23/9/2020) sore ini. Kedua wilayah tersebut adalah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Rinciannya, wilayah di Jakarta Selatan yang berpotensi mengalami hujan sedang dan lebat, yaitu Pasar Minggu, Cilandak, dan Jagakarsa.

Sedangkan, untuk wilayah Jakarta Timur berpotensi hujan sedang lebat, yakni Pasar Rebo, Ciracas, dan Cipayung. Peringatan dini itu berlaku pada Rabu (23/9/2020) mulai pukul 16.50 WIB sampai dengan pukul 19.50 WIB.

Sementara itu, tinggi muka air di pada pukul 15.00 WIB di pintu air Pasar Ikan berstatus siaga 2 atau dalam keadaan siaga dengan ketinggian 216 cm. Sedangkan kondisi tinggi muka air di sejumlah pintu seperti Manggarai, Karet, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, Sunter Hulu, Pulo Gadung masih terbilang siaga 4 atau normal.

Diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga di 82 kelurahan segera bersiap menghadapi kemungkinan banjir yang datang lebih cepat dari perkiraan normalnya Desember 2020 sampai Maret 2020, mengingat perubahan cuaca sudah kerap terjadi pada ibukota.

“Terjadi anomali di beberapa negara ada terjadi banjir disertai badai pada percepatan biasanya banjir di Jakarta terjadi di akhir Desember, Januari hingga sampai Maret tahun depannya, ini ada percepatan," ujar Riza diansir republika.co.id, Rabu (23/9/2020).

Karena itu, ia meminta agar warga yang tinggal di jalur yang dilewati sungai Ciliwung (82 kelurahan) agar bersiap dengan banjir, yang diingatkan akan kedatangan air bah.

"Kami minta masyarakat untuk bersiap, ada 82 kelurahan yang dilalui sungai Ciliwung yang dimungkinkan nanti terjadi genangan di sekitar sungai Ciliwung," katanya.

Lebih lanjut dia meminta agar masyarakat menjaga kebersihan dan tak lagi membuang sampah ke sungai. Hal ini dilakukan demi kelancaran air yang mengalir dan tak membuat sungai meluap.

“Kita minta masyarakat membantu untuk membersihkan selokan atau tempat lain sehingga aliran air terus bisa mengalir ke sungai dan kita teruskan ke laut,” ujarnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar