Yamaha

Diklaim Efektif, PSBB Ketat DKI Jakarta Diperpanjang 14 Hari hingga 11 Oktober

  Kamis, 24 September 2020   Khoirur Rozi
Suasana hari pertama PSBB fase II DKI Jakarta di Jalan Jenderal Sudirman/ Republika

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta kembali diperpanjang hingga 14 hari terhitung sejak 28 September 2020. Diketahui PSBB di Ibu Kota akan berakhir pada 27 September mendatang.

AYO BACA : Pemprov DKI Kembali Buka 8 Lowongan Tenaga Kesehatan Covid-19, Simak Tata Cara Pendaftannya!

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, keputusan ini berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain itu, Pemprov DKI juga telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat untuk kembali memperpanjang PSBB.

AYO BACA : Jika Positif Covid-19 OTG, Ini Cara Menuju Isolasi di RSD Wisma Atlet Kemayoran

"Kasus Covid-19 DKI Jakarta telah melandai dan terkendali, tetapi kawasan Bodetabek masih meningkat, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu," kata Anies dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2020).

Anies mengklaim selama PSBB dua pekan ini, kasus positif Covid-19 menunjukkan penurunan lantaran mobilitas warga dibatasi dengan ketat. Pada 12 hari pertama September, pertambahan kasus aktif sebanyak 49% atau 3.864 kasus. Pada periode PSBB, yakni 12 hari berikutnya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, namun berkurang menjadi 12% atau 1.453 kasus.

"Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan. Pemerintah terus tingkatkan 3T dan warga perlu berada di rumah dulu, hanya bepergian bila perlu sekali dan terapkan 3M," jelasnya.

AYO BACA : Covid-19 Kota Bogor Kamis 24 September Bertambah 23 Kasus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar