Yamaha

Simak! Ungkapan Perasaan Karyawan The Green Hotel Kota Bekasi, Lokasi Isolasi Para OTG

  Kamis, 24 September 2020   Firda Puri Agustine
The Green Hotel yang akan digunakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG). Instagram: greenhotelbekasi

KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM  – Bukan petugas medis memang, namun mereka ikut bekerja memerangi pandemi covid-19 di Kota Bekasi. Mereka adalah para pekerja The Green Hotel Kota Bekasi yang sebentar lagi akan melayani para tamu dengan status pasien positif Covid-19 tanpa gejala, atau lebih dikenal orang tanpa gejala (OTG).

Rasa campur aduk mereka ungkapkan. Antara dilema, merasa sedih dan ikut bangga menjadi satu seketika. Sebuah kepercyaan dalam mengambil andil dengan risiko yang tak kecil.

Salah satu pegawai, Rani tak bisa membohongi perasaannya sendiri bahwa ia merasa khawatir akan ikut tertular virus corona. Namun, untuk keluar dari pekerjaannya saat ini pun sangat tidak mungkin.

“Pasti-lah ada perasaan takut, cemas. Menurut saya manusiawi sih, enggak ada yang mau sakit. Bahkan, si pasiennya sendiri juga enggak mau. Cuma saya harus bersyukur masih bisa kerja dapat uang, hotel enggak bangkrut,” kata Rani saat dihubungi Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Kamis (24/9/2020).

Dia mengungkapkan, dengan bersedia menjadi tempat isolasi pasien Covid-19, maka hotelnya akan mendapat tambahan pemasukan. Dan, hal itu tentu berdampak pada nasib puluhan karyawan yang bekerja di sana.

AYO BACA : Diklaim Efektif, PSBB Total DKI Jakarta Diperpanjang 14 Hari hingga 11 Oktober

Rani mengaku saat ini tengah mempersiapkan diri untuk bertugas sebagai pekerja di bagian laundry. Wanita berusia 27 tahun ini pun tak lupa menjaga daya tahan tubuh dengan minum vitamin dan ramuan empon-empon dua kali sehari.

“Saya juga rutin tes rapid tiap dua minggu dari kantor, sudah tes swab juga hasilnya alhamdulillah negatif,” ujarnya.

Pegawai lain, sebut saja Dina mengungkapkan perasaan yang sama. Ada perasaan khawatir sekaligus empati ingin ikut membantu dalam perang melawan Covid-19. Meski tugasnya berada di bagian antar makanan, ia sudah merasa senang.

“Kalau takut ketularan iya ada rasa kayak begitu. Tapi gimana ya, kita pakai rasa kemanusiaan aja. Yang penting kitanya dibekali APD dan jalanin protokol kesehatan,” kata dia.

Saat ini, hotel tempat Dina bekerja belum beroperasi melayani isolasi pasien. Namun, segala persiapan sudah dilakukan. Salah satunya dengan menyusun kamar dan segala peralatan medis yang dibutuhkan.

AYO BACA : Berpengalaman, The Green Hotel Jadi Lokasi Isolasi Pasien Corona Tanpa Gejala

“Masih disiapin kayak tempat tidur, selimut, perlengkapan medis. Belum tahu kapan jadi tempat isolasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses bekerja sama dengan hotel yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Sejauh ini ada tiga hotel,” kata dr Alamsyah.

Meski demikian, ia masih enggan menyebutkan nama dan lokasi hotel tersebut lantaran proses pembicaraan secara teknis belum selesai.

“Masih proses dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr Alamsyah tak menampik jika kapasitas di Wisma President University Jababeka dan Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang Utara sudah hampir penuh. Kedua lokasi tersebut selama ini dijadikan tempat isolasi bagi pasien OTG dan gejala ringan.

“Ada 105 tempat tidur di dua lokasi itu memang sudah hampir penuh,” kata dia.

AYO BACA : The Green Hotel Bekasi Siapkan 90 Kamar Isolasi Pasien OTG

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar