Yamaha

Gubernur Anies Sebut Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Mulai Melandai Meski Hari Ini Ada 1.044 Kasus

  Kamis, 24 September 2020   Khoirur Rozi
Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan penambahan kasus positif dan aktif Covid-19 di Jakarta mulai melandai. Menurutnya, hal itu disebabkan berkurangnya aktivitas warga di luar rumah.

AYO BACA : Jika Positif Covid-19 OTG, Ini Cara Menuju Isolasi di RSD Wisma Atlet Kemayoran

"Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/9/2020).

AYO BACA : Ada Penambahan 1.044 Kasus Positif Covid-19 Baru di DKI Jakarta Dalam 24 Jam Terakhir (24 September 2020)

Lebih lanjut Anies menjelaskan, melandainya kasus positif harian sejak pengetatan PSBB tampak pada grafik kasus onset dan juga pada nilai Rt atau reproduksi virusnya.

Pada awal September, nilai Rt Jakarta adalah 1,14 dan saat ini berkurang menjadi 1,10. Artinya, 100 orang berpotensi menularkan virus kepada 110 orang lainnya. Untuk itu, penularan harus terus ditekan hingga nilai Rt di bawah 1,00.

Meski demikian, Anies tak menampik jika jumlah kasus aktif masih terus bertambah. Oleh karena itu dia meminta kapasitas fasilitas kesehatan ditingkatkan.

"Jumlah kasus aktif masih bertambah dan perlu menjadi perhatian terutama terkait kapasitas fasilitas kesehatan. Yang juga perlu menjadi perhatian khusus adalah angka kematian yang masih terus meningkat, meski menunjukkan tanda awal pelandaian yang mana tingkat kematian saat ini sebesar 2,5 %,” imbuhnya.

AYO BACA : Diklaim Efektif, PSBB Total DKI Jakarta Diperpanjang 14 Hari hingga 11 Oktober

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar