Yamaha

Menikmati Pedasnya Timbel Sambel Seuhah, Incaran Goweser Kota Bandung

  Jumat, 25 September 2020   Budi Cahyono
Sajian khas kedai makan Sambel Seuhah. (dok)

LEMBANG, AYOJAKARTA.COM -- Tren sepeda tengah menjadi booming dan digandrungi dari mulai anak-anak hingga orang tua diberbagai wilayah di negeri ini.

Selain sebagai sarana olahraga menjaga kebugaran tubuh di tengah pandemi Covid-19, bersepeda juga menjadi ajang wisata sehat dengan teman sambil menjajal kuliner.

Salah satu tempat yang sudah familiar di kalangan goweser (pesepeda) yang melintas ke wilayah Kota Bandung dan Lembang adalah kedai makan Sambel Seuhah.

Lokasinya yang berada di Jalan Buni Wangi Cikidang, Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Punclut memang menjadi salah satu trek lintasan goweser.

Kedai dengan konsep food court ini memang ramai dikunjungi pengendara roda dua, baik sepeda maupun motor. Bahkan tempat ini dikenal sebagai rest area bagi goweser atau bikers saat melalui jalur Lembang dari arah Punclut ataupun Maribaya.

Tempatnya yang luas dapat memanjakan konsumen mengembalikan stamina tubuh yang lelah dengan melahap sajian ayam bakar madu Sambel Seuhah.

AYO BACA : Sepeda Treadmill Bikin Heboh Warganet, Ternyata Dibikin Tukang Tambal Ban di Semarang

Rizky Dahlan (33) pemilik kedai Sambel Seuhah mengakui, tempatnya memang ramai dikunjungi pesepeda dari Bandung terutama di saat weekend atau libur tanggal merah.

Biasanya mereka adalah goweser yang melalui jalur Punclut untuk kemudian beristirahat di Lembang, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Bandung.

"Banyak pesepeda yang mampir ke sini. Saat lapar dan sembari istirahat mereka makan, yang jadi favorit adalah menu ayam bakar madu Sambel Seuhah dan nasi timbel," ucapnya kepada Ayobandung.com, Kamis (24/9/2020).

Keistimewaan menu ayam bakar madu Sambel Seuhah adalah dari pembakaran ayamnya yang pas sehingga dagingnya empuk. Meski tidak ada bumbu khusus, dan hanya berbahan rempah-rempah yang mudah didapatkan, namun aromanya khas.

Kadar Pedas

Apalagi diolesi madu sehingga selain mengenyangkan, khasiatnya juga bisa membuat badan jadi sehat. Sajian khas ini menjadi best seller di kedai Sambel Seuhah.

AYO BACA : Jakarta PSBB Lagi, Pariwisata KBB Dikhawatirkan Kembali Terpuruk

Yang menjadi trade mark sajian di tempat ini tentu saja sambalnya. Sesuai dengan namanya, sambal yang disajikan mempunyai kadar pedas luar biasa dan bisa disesuaikan dengan selera.

Sambalnya bisa disajikan terpisah atau dilumurkan di atas ayam bakar supaya semakin menggugah selera. Tidak lupa juga ditemani lalaban khas tanah Pasundan seperti timun, kol, buncis, ataupun labu siam.

"Seuhah itu bahasa Sunda artinya panas atau pedes. Itu jadi ciri khas kami di sini sambal dadakan yang masih fresh. Ternyata itu yang disukai konsumen," ucapnya.

Konsumen yang datang ke tempat ini pun tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya ayam bakar madu dibanderol dengan harga Rp12.000, ada juga paket ikan bakar atau goreng.

Begitupun dengan minuman aneka jus, kopi, susu, semuanya terjangkau. Jika ingin makanan lain pun, konsumen bisa mencicipi kue balok khas Lembang, roti cane khas Aceh, makanan Jepang, dan yang lainnya.

Salah seorang pesepeda yang mampir ke kedai ini Dimas Tata (45) mengaku, harga menu yang ditawarkan masuk di kantong dan rasanya juga enak. Apalagi kalau pas siang-siang mampir dan menikmati sambelnya, badan jadi bertenaga dan segar lagi.

"Ini makanannya pas di perut, murah meriah, dan tentu saja mengenyangkan. Apalagi lokasinya juga enak dan saya kalau bersepeda selalu lewat sini," ucap warga Bandung yang datang bersama komunitas sepeda gunungnya. (Tri Junari)

AYO BACA : Resep Bikin Odading Empuk dan Mengembang Ala Mang Oleh

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar