Yamaha

Wagub Bilang Regulasi Pencegahan Corona hanya 20 Persen, Sisanya di Tangan Masyarakat

  Jumat, 25 September 2020   Fitria Rahmawati
Wakil Gubernud DKI Jakarta Riza Patria/ Instagram

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Pengetatan protokol kesehatan oleh pemerintah DKI Jakarta ternyata hanya berdampak 20% saja terhadap pengurangan penyebaran Covid-19 di ibu kota. Selebihnya, sebanyak 80% ada di tangan masyarakat itu sendiri. Itu dikemukakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

"Berapa pun banyaknya aparat yang kita hadirkan setiap titik setiap unit setiap usaha, berapa pun beratnya sanksi disiplin, betapa pun banyaknya ternyata menurut para ahli hanya punya kontribusi 20% terhadap pengurangan penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran Covid," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2020).

AYO BACA : Harian Covid-19 Indonesia Rekor Lagi, Hampir 5 Ribu kasus! 5 Hari Berturut-turut Lebih Dari 4 Ribu Kasus (Update 25 September 2020)

"Jadi kami berkontribusi tiap hari pagi siang malam nilainya cuma 20%. Ini yang kami dorong supaya bisa memastikan yang 80% itu tercapai ya," ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan Anggota DPR RI ini berharap adanya perubahan di masa perpanjangan PSBB Jilid II yang dimulai dari 28 September hingga 11 Oktober mendatang.

"Jadi kami perpanjang sampai tanggal 11 mudah-mudahan dua minggu ke depan akan ada hasil yang lebih baik, sebab daripada kita melaksanakan sejak 14 September," tandasnya.

AYO BACA : Penambahan Harian Covid-19 di DKI Jakarta Sebanyak 1.171 Kasus (Update 25 September 2020)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar