Yamaha

JAKARTA PSBB KETAT: 4 Perkantoran di Pancoran Disidak Petugas Gabungan

  Minggu, 27 September 2020   Aini Tartinia
Empat kantor di wilayah Pancoran, Jakarta Selatan,disidak petugas gabungan. (dok: selatan.jakarta.go.id)

PANCORAN, AYOJAKARTA.COM – Empat perkantoran di wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan menjadi perhatian aparat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pengetatan ini.

Wakil Camat Pancoran, Robert I Tobing, mengatakan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP disebar untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pada keempat perusahaan tersebut, yakni Smesco, PT Jaya Obayashi, PT KAO, dan Menara Hijau.

“Dari pantauan lapangan, ada beberapa gedung yang sudah dilockdown oleh pihak pengelola karena ada beberapa karyawannya terpapar Covid-19. Diharapkan kepada pengelola gedung harus membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Pancoran,” kata Robert dilansir selatan.jakarta.go.id, Jumat (25/9/2020).

AYO BACA : Pemakaman Covid-19 di Jakarta Selama 7 Bulan Capai 6.248 Jenazah

Robet menuturkan, dalam monitoring ini Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan ingin melihat protokol kesehatan, dan mengingatkan pihak gedung untuk selalu menjalankannya. Agar terhindar dari Covid-19, dan tidak menjadi klaster baru penyebaran virus tersebut.

Dia melanjutkan, kegiatan monitoring ini dilaksanakan oleh unsur tiga pilar kecamatan yang terdiri dari Kepolisian Sektor (Polsek), Komando Rayon Militer (Koramil), Satpol PP Kecamatan dan Kelurahan.

Sehari sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji, bersama tim gabungan penanganan Covid-19 tingkat kota juga memonitoring penerapan protokol kesehatan pada dua gedung perkantoran di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Kelurahan Senayan, Kebayoran Baru.

AYO BACA : Warga DKI Jakarta, Inilah 5 Layanan Kesehatan yang Ditanggung Pemprov DKI

Dalam kegiatan ini, Isnawa dan rombongan melakukan monitoring pada Gedung Sequis Tower dan Gedung Energy. Mereka mengecek penerapan aturan 25% kapasitas pegawai yang bekerja di kantor, serta penerapan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak).

“Semua aturan PSBB sudah diterapkan pengelola gedung perkantoran ini," ujar Isnawa.

Dia juga mengapresiasi langkah pengelola gedung yang telah membentuk management gugus tugas internal untuk membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam penanganan wabah Covid-19.

“Tim gugus tugas internal ini sangat membantu menekan angka kasus Covid-19 di DKI Jakarta," ujarnya.

AYO BACA : Berkerumun di Pasar Asemka Kota Tua, PKL Dibubarkan Satpol PP Taman Sari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar