Yamaha

PSBB Diperpanjang, Warga Jakarta Barat Terima 1.109 Paket Bansos

  Senin, 28 September 2020   Icheiko Ramadhanty
proses pembagian bansos di Jakbar / barat.jakarta.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendistribusikan 1.109 paket bantuan sosial (Bansos) tahap ketujuh. Bansos tersebut didistribusikan di Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Bansos dikumpulkan di pos RW setempat, yang selanjutnya disalurkan ke warga penerima bantuan. Menurut Lurah Jelambar, Agung Triadmojo, ada sepuluh RW yang akan menerima bantuan tersebut.

Tiap paket berisi beras 5 kilogram (dua karung), minyak goreng (0.9 ltr) 2 pcs, sarden (155 gr) 4 kaleng, biskuit satu kaleng (480 gr), sabun batang 1 pcs (80 gr), tepung terigu 1 kg, bihun jagung (320 gr) 2 pcs dan kecap pouch (550 gr) 1 pcs.

AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: Acuh Aturan PSBB, 40 Lapak PKL di Menteng Ditutup Sementara

Agung menambahkan, pendistribusian Bansos melibatkan aparat kelurahan, Satpol PP, Penanganan Sarana dan Prasarana (PPSU), para ketua RT/RW, dan unsur lainnya.

“Paket bansos tahap ketujuh sudah disalurkan ke warga penerima bantuan di masing masing RW. Pendistribusian berjalan lancar dan kondusif,” tuturnya dilansir dari barat.jakarta.go.id, Senin (28/9/2020).

Sebagaimana diketahui, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta kembali diperpanjang hingga 14 hari sampai 11 Oktober, terhitung sejak 28 September 2020. Diketahui PSBB di Ibu Kota berakhir pada 27 September.

AYO BACA : Hadapi Musim Hujan, Walkot Jakut Ajak Warga Terlibat Penanggulangan Banjir

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, keputusan ini berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain itu, Pemprov DKI juga telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat untuk kembali memperpanjang PSBB.

\"Kasus Covid-19 DKI Jakarta telah melandai dan terkendali, tetapi kawasan Bodetabek masih meningkat, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu,\" kata Anies dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2020).

Anies mengklaim selama PSBB dua pekan ini, kasus positif Covid-19 menunjukkan penurunan lantaran mobilitas warga dibatasi dengan ketat. Pada 12 hari pertama September, pertambahan kasus aktif sebanyak 49% atau 3.864 kasus. Pada periode PSBB, yakni 12 hari berikutnya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, namun berkurang menjadi 12% atau 1.453 kasus.

\"Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan. Pemerintah terus tingkatkan 3T dan warga perlu berada di rumah dulu, hanya bepergian bila perlu sekali dan terapkan 3M,\" jelasnya.

AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: Layani Dine In, 7 Rumah Makan di Kramat Jati Disegel 3 x 24 Jam

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar