Yamaha

Kembali ke Zona Merah Penularan Corona, Pemkot Bogor Perpanjang PSBMK 2 Pekan

  Selasa, 29 September 2020   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto/ instagram

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan setelah seminggu berstastus zona oranye Kota Bogor kembali ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

"Seperti yang kita ketahui Kota Bogor kembali ditetapkan sebagai zona merah yang disebabkan oleh beberapa hal," ujar Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (29/9/2020).

Ditetapkannya Kota Bogor sebagai zona merah ini bertepatan dengan berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK). Oleh sebab itu Pemkot Bogor bersepakat untuk memperpanjang kebijakan tersebut.

AYO BACA : Covid-19 Kota Bogor Bertambah 26 Kasus Baru

"BSBMK ini akan berlanjut 2 minggu ke depan untuk kita akan evaluasi berdasar data yang ada," kata Bima. 

Dalam penerapan perpanjangan PSBMK ini Pemkot akan fokus memperketat protokol kesehatan dan membatasi aktifitas warga namun aturan jam malam akan diperlonggar.

Diperlonggarnya aturan jam malam disebabkan sedikitnya angka sebaran Covid-19 dari klaster tersebut. Saat ini kata Bima sebaran lebih didominasi dari klaster perkantoran.

"Karena itu protokol kesehatan diperketat ke perkantoran tetapi jam operasional (jam malam) disesuaikan jadi jam 9, jadi apabila sebelumnya jam 8 jam operasional dilonggarkan sampai jam 9 karena kita lihat minim angka sebaran sari unit ekonomi, sehingga restoran dan sebagainya itu kita sesuaikan sampai jam 9 malam, yang lain masih sama, Tim Elang dan Merpati akan terus berjalan untuk memastikan jalannya protokol kesehatan," katanya.

AYO BACA : Ketua DPRD Kota Bekasi Minta Penutupan Sementara Kafe Jangan Karena Viral Saja

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar