Yamaha

PENCAIRAN BLT TAHAP 4: Baru Cair ke 1,2 Juta Orang, Ini 5 Jenis Rekening yang Gagal Dapat BLT

  Rabu, 30 September 2020   Aini Tartinia
ilustrasi uang (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Dana bantuan subisidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) tahap 4 hingga 28 September 2020 sudah cair ke 1,2 rekening penerima atau sekitar 46,65% dari kuota penyaluran sebanyak 2,8 juta orang.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah dalam keterangan resminya dan menyebutkan BLT tahap 1 telah mencapai 2,4 juta orang atau sekitar 99,38%, tahap kedua mencapai 2,9 juta orang atau sekitar 99,39% dan tahap ketiga mencapai 3,4 juta orang atau sekitar 99,32%.

“Pemerintah telah menyalurkan bantuan pemerintah berupa subsidi upah kepada 10 juta penerima atau sebesar 87,35% dari total penerima tahap 1 sampai tahap 4 sebanyak 11,6 juta orang,” kata Ida dalam keterangan resminya, Selasa (29/9/2020).

Pencairan dana BLT senilai Rp1,2 juta tahap 4 ini ditransfer melalui bank Himbara (Himpunan Bank Negara) yakni BNI, Mandiri, BRI, BTN dan khusus pemilik rekening bank swasta seperti CA, CIMB Niaga, Permata, Panin, Danamon akan memakan waktu lebih panjang karena harus melalui transfer antarbank.

AYO BACA : PENERIMA KARTU PRAKERJA GELOMBANG 6: Waktu Tinggal 2 Hari Lagi! Segera Gunakan Saldomu Sebelum Masuk Daftar Hitam

Meski demikian, perlu kalian ketahui bahwa terdapat 5 jenis rekening yang bakal ditolak meskipun karyawan tersebut memenuhi syarat sebagai penerima yakni berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

Kementerian Ketenagakerjaan melalui akun resmi di Instagram @kemnaker menyebut, ada 5 jenis rekening yang tak bisa menerima transferan, yakni:

1. Rekening tidak sesuai NIK

2. Rekening yang sudah tidak aktif

3. Rekening pasif

4. Rekening yang tidak terdaftar

5. Rekening telah dibekukan oleh bank

Selain itu, kalian juga harus memahami bahwa pencairan BLT Rp1,2 juta ini dilakukan pemerintah secara bertahap. Artinya, jika memenuhi syarat sebagai penerima BLT, tetapi tak kunjung menerima pencairan pada tahap 1 hingga tahap 4, kemungkinan bantuan subsidi upah akan diterima pada tahap berikutnya.

AYO BACA : Cara Cek Informasi Penerima BLT atau BSU: Silakan Kunjungi Sisnaker di kemnaker.go.id atau Download di Play Store

Pemerintah mengalokasikan anggaran Program Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp37,8 triliun. Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional menargetkan anggaran yang akan disalurkan oleh pemerintah untuk BSU hingga akhir September sebesar Rp7 triliun hingga akhir September.

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan, program BSU bagi karyawan yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta akibat dampak Covid-19 sudah terealisasi sebesar Rp3,6 triliun sampai pertengahan September 2020.

"Sudah ada dua gelombang pekerja yang telah menerima program subsidi upah melalui bank yang berjumlah Rp7 triliun. Nantinya, penerima manfaat dari gelombang pertama akan dibagi dalam lima tahap,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).

Budi merinci, pada tahap 3 yang menyasar kepada sekitar 3,5 juta pekerja dengan nilai total mencapai Rp4,5 triliun. Tahap 4 untuk 2,8 juta pekerja sekitar Rp 3 triliun, dan terakhir tahap 5 untuk 2 juta pekerja Rp3 triliun.

"Kalau bisa kita salurkan gelombang pertama pada September," katanya.

AYO BACA : JADWAL PENCAIRAN BLT TAHAP 1 SAMPAI 4: Sudah 10,1 Juta Pekerja Menerima, Kalian Belum? Coba Periksa Rekening Bank Kalian Termasuk BCA

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar