Yamaha

Pemkot Bekasi Batasi Jam Malam Pelaku Usaha dan Pariwisata

  Kamis, 01 Oktober 2020   Fitria Rahmawati
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi/ instagram

KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Angka penularan virus corona yang belum mereda membuat Pemkot Bekasi memberlakukan jam malam kepada pelaku usaha dan pariwisata. Jam operasional akan dibatasi hingga pukul 18.00 mulai Jumat (2/10/2020).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, aturan tersebut tertuang dalam maklumat baru Nomor 440/6086/SETDA.TU.

Maklumat ini mengatur tentang aktivitas operasional bagi pelaku usaha jasa perdagangan dan pariwisata.

"Mulai berlaku besok (Jumat 2/10/2020) sampai tanggal 7," kata Rahmat kepada SuaraJakarta.id - jaringan Ayojakarta usai menghadiri Sekretariat Rujuk Podcast di Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (1/10/2020).

AYO BACA : Hotel Isolasi Pasien Corona Belum Beroperasi, Pemkab Bekasi Tunggu Izin BNPB

Rahmat menjelaskan bagi pengusaha pariwisata dan hiburan malam seperti, Pub, Karaoke, Panti Pijat/Spa, Diskotik operasionalnya diubah. Sebelumnya, Pemkot Bekasi membatasi sampai pukul 23.00 WIB, kini selasar dengan kebijakan yang telah diambil oleh DKI Jakarta, Depok dan Bogor yaitu pukul 18.00 WIB.

"Sama semuanya, seperti aktivitas di Gor, area bermain anak, restoran dan kafe, toko swalayan maupun minimarket hanya sampai pukul 18.00 WIB. Ini hasil rapat kita (Pemkot Bekasi) dengan Menteri Kemaritiman (Luhut Panjaitan)," ungkap Rahmat.

Menurut Rahmat, maklumat yang ia keluarkan ini mempertimbangkan situasi nasional maupun daerah yang menunjukkan angka kenaikan kasus positif terkonfirmasi Covid -19 cukup tinggi pada Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Masyarakat Produktif Aman Covid -19 di Kota Bekasi.

"Untuk sarana tempat ibadah bagi umat muslim dan non muslim agar selalu dapat memperhatikan protokol kesehatan," pungkasnya.

AYO BACA : Kasus Covid-19 Kota Bekasi Tambah 110

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar