Yamaha

Masuk Zona Merah, PSBB Proporsional Depok Diperpanjang hingga 27 Oktober 2020

  Kamis, 01 Oktober 2020   Budi Cahyono
ilustrasi (dok)

DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Depok mengambil kebijakan untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional dari 30 September hingga 27 Oktober.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok Jawa Barat Dadang Wihana mengatakan kebijakan perpanjangan PSBB Proposional tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.575-Hukum/2020 tentang Perpanjangan Keenam PSBB secara Proposional di Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek).

AYO BACA : Pemkot Depok Wacanakan Wisma Atlet Kostrad Cilodong Jadi Tempat Isolasi Covid-19

“PSBB secara proporsional dalam skala mikro, sesuai level kelas kewaspadaan masing-masing daerah kabupaten/kota. PSBB dapat diperpanjang apabila masih terdapat bukti penyebaran Covid-19,” jelas Dadang Wihana seperti dikutip Republika, Kamis (1/10/2020).

Berdasarkan Status Kota Depok per 28 September 2020 wilayah Bodetabek kembali masuk dalam risiko tinggi atau zona merah.

AYO BACA : Syarat Bansos Sankem Kota Depok Bertambah, Kini Dikirim Lewat Rekening

PSBB proporsional mencakup penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19.

Dadang menjelaskan pula bahwa Pemerintah Kota Depok juga masih membatasi aktivitas warga di luar rumah dalam upaya menekan risiko penularan Covid-19.

Pemerintah Kota Depok mengoptimalkan peran Kampung Siaga Covid-19 dalam mendata dan mengawasi pendatang, menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid -19, serta memastikan pembatasan sosial kampung siaga berbasis lingkungan rukun warga berjalan.

AYO BACA : Jam Malam di Depok Dilonggarkan, Toko Tutup Pukul 20.00

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar