Yamaha

RSD Wisma Atlet Kemayoran Rawat 4.267 Pasien Positif Covid-19

  Jumat, 02 Oktober 2020   Fitria Rahmawati
Wisma Atlet Kemayoran/ Suara.com

KEMAYORAN, AYOJAKARTA.COM - Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I), Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, ada  4.267 pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jumat (2/10/2020).

Jumlah tersebut, kata dia, terjadi setelah ada penambahan sebanyak 107 pasien positif covid-19 tanpa gejala yang masuk ke tower 4 dan 5.

"Pasien di Tower 4 dan 5 berjumlah 1.984 orang terdiri dari 1.061 Pria, 923 Wanita. Semula 1.877 orang, bertambah sebanyak 107 orang," kata Aris dalam keterangannya, Kamis (2/10/2020).

AYO BACA : Satgas Sebut Pemerintah Hanya Tanggung Biaya Perawatan Pasien Covid-19 di RS Rujukan

Sementara pasien dengan gejala ringan dan sedang yang dirawat di tower 6 dan 7 berkurang 25 orang.

"Pasien terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 sebanyak 2.283 orang (1.097 Pria, 1.186 Wanita), semula 2.308 orang, berkurang 25 orang," sambungnya.

Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien COVID-19 hingga jumlahnya mencapai 24.427 orang.

AYO BACA : Pj Bupati Ungkap 80 Persen Perusahaan di Karawang Tak Terapkan Protokol Kesehatan

Aris mengatakan sebanyak 16.711 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 16.370 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 334 orang, dan meninggal tujuh orang.

RSKI Pulau Galang

Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 243 terdiri dari 96 pria dan 147 wanita.

"RSKI Galang, pasien terkonfirmasi positif berkurang 80 orang dari hari sebelumnya menjadi total 243 orang," ucap Aris.

Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 3.251 orang, 3.008 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (975 orang), dirujuk ke RS lain (12 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (2.021 orang), dan yang meninggal dunia nihil.

AYO BACA : Alasan Ekonomi, Larangan Masker Scuba dan Buff Belum Jadi Prioritas Pemprov DKI

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar