Yamaha

Wheels Make Movement, Kampanye Pesepeda Membantu Pekerja Informal Terdampak Covid-19

  Sabtu, 03 Oktober 2020   Eries Adlin
Pesepeda yang ikut ambil bagian dalam kampanye Wheels Make Movement/istimewa

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Komunitas pecinta sepeda Bike to Work Indonesia bersama Human on Wheels dan Biru menginisiasi kampanye bertajuk Wheels Make Movement untuk membantu para pekerja informal yang usahanya terimbas pandemi Covid-19.

Seperti kita ketahui, pandemi Covid-19 memiliki berbagai dampak buruk ke berbagai hal, salah satunya ekonomi. Para pekerja informal adalah salah satu yang terdampak paling parah. International Labour Organization (ILO) atau Organisasi Buruh Dunia memperkirakan sebanyak 1,6 miliar pekerja informal di seluruh dunia terdampak oleh pandemi Covid-19. Di Indonesia sendiri, ada sekitar 70 juta pekerja informal yang tercatat.

Ketua Komunitas Bike to Work, Putut Soedarjanto, mengatakan setelah melihat data tersebut dan kondisi di lapangan, Bike to Work Indonesia bersama Human on Wheels dan Biru menginisiasi kampanye untuk membantu para pekerja informal yang terdampak pandemi.

“Banyak orang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19, maka kepekaan sosial  sangat dibutuhkan dari kita semua. Saya mengajak Anda semua untuk terlibat dalam program #WheelsMakeMovement yang sangat baik ini. Bukan hanya untuk mereka yang terdampak, tetapi sesungguhnya juga untuk diri kita sendiri,” ujarnya dalam siaran pers yang diperoleh Ayojakarta, Sabtu 3 Oktober 2020.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Ade Putri Paramadita, salah satu pesepeda yang ikut ambil bagian dalam kampanye, mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi wujud nyata kepedulian untuk membantu sesama ini.

“Saya berharap, banyak yang akan berpartisipasi dalam kampanye Wheels Make Movement karena di saat ini, kita sudah seharusnya saling membantu satu sama lain,” ujarnya.

Founder Human on Wheels, Nisa Arby, menambahkan bahwa inisiatif ini muncul setelah dirinya melihat langsung perubahan yang terjadi di masa pandemi. Ia mengatakan kampanye Wheels Make Movement akan berfokus kepada para pekerja informal yang aktivitas kerjanya berkaitan dengan roda.

“Tema yang kami angkat Wheels Make Movements diharapkan bisa sangat membantu dan memberikan impact kepada isu masalah dunia saat ini, khususnya ekonomi di Indonesia dan para pekerja informal. Kami berharap movement ini dapat berjalan dan dapat membantu berputarnya kembali roda ekonomi dan kehidupan para pekerja informal,” ujar Nisa Arby.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

CEO & Founder Biru, Pandhu Adjisurya, mengatakan kampanye ini akan fokus kepada para pekerja informal yang aktivitas kerjanya berkaitan dengan roda. Contohnya seperti tukang jahit keliling, tukang kopi keliling, pedagang kembang tahu, dan lainnya.

“Mereka ini paling terdampak karena adanya pembatasan sosial, yang membuat usaha mereka terimbas cukup parah. Nantinya 50% dari keuntungan penjualan merchandise Wheels Make Movement akan dialokasikan untuk bantuan modal kerja para pekerja informal tersebut,” jelasnya.

Dalam memproduksi merchandise Wheels Make Movement ini, pihaknya menggandeng beberapa brand lokal ternama seperti Kamengski, Mujiono Cycling Cap, dan Thumbler.id.

Merchandise apparel ini didesain oleh Rasefour atau Gandhi Setyawan, seorang visual artist asal Yogyakarta. Produknya antara lain t-shirt, cycling cap, masker, dan tumbler.

Nantinya, bagi masyarakat yang ingin ikut andil dan melakukan pre-order merchandise Wheels Make Movement bisa mengunjungi situs https://biruberbagi.id/wheelsmakemovement.html atau menghubungi akun Instagram @biruberbagi.id.

AYO BACA : Teruntuk Murid di Jakarta, Kalian Masih Harus Belajar dari Rumah Dulu Ya...

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar