Yamaha

Cara Memastikan Nama Terdaftar Sebagai Calon Penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020, Ikuti 7 Langkah Ini!

  Jumat, 09 Oktober 2020   Aini Tartinia
ilustrasi penerima KJP/ Suara.com

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Laman resmi Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus mengumumkan daftar sementara calon penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020. Dituliskan bahwa pengumuman nama murid disampaikan melalui website sekolah masing-masing, atau tidak melalui medium penyebaran informasi lainnya.

Namun, bagaimana jika pihak sekolah kalian belum seluruhnya menyerahkan daftar sementara nama calon penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020? Atau bahkan nama murid tidak tercantum dan tidak terdaftar?

Sobat Ayojakarta sebagai pendaftar atau calon penerima Kartu KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 dapat melihat pengecekan status penerimaan dengan tahapan sebagai berikut :

1. Masuk pada laman www.kjp.jakarta.go.id

2. Pilih fitur “Pencarian” di sudut kiri bawah

3. Pilih tombol “Periksa Status Penerima KJP”

4. Masukan nomor induk kependudukan (NIK) siswa

5. Pilih tahun penerimaan KJP Plus

6. Muncul hasil status KJP

7. Jika “Data tidak ditemukan” berarti tidak lolos pendaftaran atau verifikasi

Nah, jika nama murid atau anak tidak terdaftar dalam data calon penerima, orang tua dapat hubungi Pusdatin Jamsos yang merupakan unit pelaksana teknis dinas dalam pengelolaan data dan sistem informasi fakir miskin dan orang tidak mampu sesuai dengan kelurahan tempat tinggal masing-masing.

Silakan akses link di sini: https://pusdatin-dinsos.jakarta.go.id/

AYO BACA : Sudah Terdaftar di Pendataaan KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020. Kapan Cair? Sabar, Verifikasi Dulu!

Adapun rincian mekanisme baru untuk pendataan KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 sebagai berikut :

1. Dinas Pendidikan mengumumkan data calon penerima sementara yang berasal dari Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta melalui sekolah (1 - 8 Oktober 2020);

2. Calon penerima melengkapi berkas melalui sekolah (1 - 8 Oktober 2020);

3. Verifikasi kelengkapan berkas calon penerima (9 - 12 Oktober 2020);

4. Data final penerima ditetapkan (13 - 15 Oktober 2020).

Adapun besaran dana perbulan yang akan diterima calon penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 adalah :

Tingkat SD/Sederajat: Dana sebesar Rp250 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp135 ribu dan dana berkala Rp115 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SD swasta Rp130 ribu.

Tingkat SMP/Sederajat: Dana sebesar Rp300 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp185 ribu dan dana berkala Rp115 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMP swasta Rp170 ribu.

Tingkat SMA/Sederajat: Dana sebesar Rp420 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp235 ribu dan dana berkala Rp185 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMA swasta Rp290 ribu.

Tingkat SMK/Sederajat: Dana sebesar Rp450 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp235 ribu dan dana berkala Rp215 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMK swasta Rp240 ribu.

PKBM: Khusus untuk pusat kegiatan belajar masyarakat akan mendapatkan dana sebesar Rp300 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp185 ribu dan dana berkala Rp115 ribu.

Lembaga kursus: Khusus untuk lembaga kursus pelatihan akan mendapatkan dana sebesar Rp1,8 juta per semester.

Selama Covid-19 ini, dana rutin dan dana berkala dapat digunakan setiap bulan untuk belanja kebutuhan pangan, kebutuhan kesehatan dan kebutuhan pendidikan. Untuk kebutuhan pendidikan ialah termasuk menunjang biaya komunikasi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

AYO BACA : Ini Layanan Bantuan Hukum untuk Demonstran dan Keluarga Demonstran Tolak UU Cipta Kerja di DKI dan Hotline Layanan Bantuan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar