Yamaha

Cegah Klaster Baru, Pemkot Jakarta Timur Tambah Tempat Pengungsian Korban Banjir

  Sabtu, 10 Oktober 2020   Aini Tartinia
Wakil Wali Kota Jakarta Timur melakukan pengecekan penanganan banjir di Jakarta Timur/dok: timur.jakarta.go.id

JATINEGARA, AYOJAKARTA.COM – Antisipasi penanganan bencana banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur bakal menambah tempat pengungsian. Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Hendra Hidayat, mengatakan sebagai upaya antisipasi, saat ini hampir di seluruh wilayah kecamatan dan kelurahan yang rawan banjir telah disiapkan titik-titik tempat pengungsian.

“Langkah ini sudah dipersiapkan mengingat di akhir Oktober ini memasuki musim penghujan,” kata Hendra dilansir beritajakarta.id, Jumat (9/10/2020).

AYO BACA : Pascaricuh Demo Omnibus Law, Pasukan Hijau DKI Tata Kembali Taman dan Ornamen di Sejumlah Titik

Dikatakan Hendra, selain itu pihaknya juga menyediakan tempat pengungsian di beberapa kelurahan, kecamatan, GOR (Gelanggang Olahraga Remaja) Otista, masjid, sekolah dan tempat lainnya. Pembagian titik tempat pengungsian ini mencegah terjadinya penumpukan masyarakat.

“Yang awalnya pada saat sebelum pandemi mungkin satu tempat satu titik bisa menampung sampai 200 hingga 500 orang, kami pecah,” ujarnya.

Upaya pembagian tempat pengungsian tersebut, lanjut Hendra, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Jangan sampai warga pengungsi yang menjadi korban banjir malah membentuk klaster baru penyebaran Covid-19.

AYO BACA : Puluhan Tahun Diabaikan, Ketebalan Lumpur Saluran Air di Sunter Capai 1 Meter

Dia juga menambahkan, penyediaan tempat pengungsian di GOR Otista Raya juga memastikan kesiapan sarana dan prasana penanggulangan banjir. Rinciannya, dapur umum mobile, perahu karet, ambulans, dan truk kebersihan.

Kemudian, juga disiapkan truk Suku Dinas (Sudin) Kehutanan, mobil pemadam kebakaran dan truk Sudin Sumber Daya Air, serta prasarana lainnya.

“Pengecekan ini untuk memastikan kesiapan sarana prasarana penanggulangan banjir di wilayah Jakarta Timur," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Korem 051/Wijayakarta, Brigjen TNI Sidharta Wisnu Graha mengatakan dalam perisiapan peralatan penanggulangan banjir ini dilakukan lantaran melihat belakangan hari curah hujan tinggi mengguyur Jakarta dan sekitarnya.

Ia menjelaskan telah mengerahkan personel untuk diseluruh RT/RW, dan Kelurahan yang ada di Jakarta Timur demi mengantisipasi lebih awal sebelum terjadi banjir di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya. Ia menyampaikan, ada 500 personel TNI yang sudah tersebar di setiap titik rawan banjir di Jakarta Timur.

“Kita harus lebih siap, demi melayani masyarakat dalam menghadapi banjir,” ujarnya.

AYO BACA : 15 Titik Lampu Merah di Jakarta Rusak Berat Akibat Kericuhan Demo UU Cipta Kerja

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar