Yamaha

8 Hal Ini Tak Boleh Salah untuk Verifikasi KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020, Buruan Cek

  Sabtu, 10 Oktober 2020   Aini Tartinia
Ilustrasi KJP Plus (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta telah mengumumkan pendataan daftar peserta sementara calon penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 2 Tahun 2020 sejak 1 Oktober 2020 hingga 8 Oktober 2020 melalui website sekolah masing-masing.

Proses pendataan peserta merujuk pada Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta.

Sebelumnya, mekanisme pendaftaran KJP Plus Tahap 1 harus melakukan delapan tahapan, tetapi khusus KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 ini prosesnya disederhanakan, lantaran menyesuaikan keadaan di tengah pandemi Covid-19. Peserta cukup mengikuti empat tahapan.

Berdasarkan urutan mekanisme pendaftaran KJP Plus Tahap 2 tahun 2020, setelah nama peserta diumumkan dalam tahapan pendataan, peserta harus mengikuti proses verifikasi berkas yang berlangsung dari 9 Oktober 2020 hingga 12 Oktober 2020.

Berikut hal-hal yang harus kalian siapkan untuk verifikasi dan diberikan kepada sekolah sebelum data final akan ditetapkan pada 13 Oktober 2020 hingga 15 Oktober 2020. Jangan sampai salah :

1. Form Kelengkapan data

2. Surat permohonan KJP Plus

AYO BACA : Sudah Terdaftar di Pendataaan KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020. Kapan Cair? Sabar, Verifikasi Dulu!

3. Surat pernyataan ketaatan pengguna KJP Plus

4. Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk)

5. Fotocopy KK (Kartu Keluarga)

6. Surat pernyataan tanggung jawab mutlak kepala sekolah (bermaterai cukup)

7. Pernyataan ketaatan penggunaan bantuan sosial biaya operasional pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu melalui KJP Plus

8. Daftar calon penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 (ditandatangani Kepala Sekolah mengetahui Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Format).

Bagaimana jika sampai saat ini nama murid atau anak kalian tidak terdaftar dalam data calon penerima, kalian dapat hubungi Pusdatin Jamsos yang merupakan unit pelaksana teknis dinas dalam pengelolaan data dan sistem informasi fakir miskin dan orang tidak mampu sesuai dengan kelurahan tempat tinggal masing-masing.

AYO BACA : Cara Memastikan Nama Terdaftar Sebagai Calon Penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020, Ikuti 7 Langkah Ini!

Silakan akses link di sini: https://pusdatin-dinsos.jakarta.go.id/

Adapun besaran dana perbulan yang akan diterima calon penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2020 adalah :

Tingkat SD/Sederajat: Dana sebesar Rp250 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp135 ribu dan dana berkala Rp115 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SD swasta Rp130 ribu.

Tingkat SMP/Sederajat: Dana sebesar Rp300 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp185 ribu dan dana berkala Rp115 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMP swasta Rp170 ribu.

Tingkat SMA/Sederajat: Dana sebesar Rp420 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp235 ribu dan dana berkala Rp185 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMA swasta Rp290 ribu.

Tingkat SMK/Sederajat: Dana sebesar Rp450 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp235 ribu dan dana berkala Rp215 ribu. Serta ada SPP tambahan khusus untuk SMK swasta Rp240 ribu.

PKBM: Khusus untuk pusat kegiatan belajar masyarakat akan mendapatkan dana sebesar Rp300 ribu perbulan. Dana itu akan dibagi menjadi dana rutin Rp185 ribu dan dana berkala Rp115 ribu.

Lembaga kursus: Khusus untuk lembaga kursus pelatihan akan mendapatkan dana sebesar Rp1,8 juta per semester.

Selama Covid-19 ini, dana rutin dan dana berkala dapat digunakan setiap bulan untuk belanja kebutuhan pangan, kebutuhan kesehatan dan kebutuhan pendidikan. Untuk kebutuhan pendidikan ialah termasuk menunjang biaya komunikasi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

AYO BACA : PENCAIRAN BLT (BSU) TAHAP 5: Kuota 618 Ribu Orang Sisa dari Gelombang 1, Berikut Tahapan Proses Pencairan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar