Yamaha

Tunggu Pengumuman Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 11, Simak Dulu Cara Daftarnya!

  Senin, 12 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi kartu prakerja (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Hingga hari ini, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja belum juga menginformasikan mengenai pembukaan gelombang 11. Gelombang 11 mulai ramai diperbincangkan ketika terdapat kuota sebanyak 270 ribu yang didapat karena pencabutan status penerima di gelombang 1 hingga 6.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari Komite Cipta Kerja (KCP) terkait kuota tersebut.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri ke gelombang selanjutnya selagi menunggu kepastian pembukaan gelombang 11, harap memperhatikan persyaratan berikut:

1.      Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2.      Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK

3.      Tanggal lahir harus sesuai KTP

4.      Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai)

5.      Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi

6.      Alamat sesuai KTP

7.      Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda)

8.      Jenis kelamin

AYO BACA : Hati-hati Pesan Penipuan Kartu Prakerja! Abaikan Saja, Ini Contohnya!

9.      Pendidikan terakhir yang ditamatkan

10.   Status kebekerjaan

11.   Foto KTP atas milik pendaftar.

Ke-11 poin di atas merupakan 'modal utama' bagi pendaftar Kartu Prakerja. Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dimasukkan dengan data yang diperoleh Manajemen Pelaksana, maka proses pendaftaran peserta bisa menjadi alasan mengapa peserta tersebut tidak lolos.

Selain itu, ada juga beberapa persyaratan khusus yang dapat diprioritaskan menjadi penerima Kartu Prakerja. Beberapa persyaratan khusus tersebut yaitu mereka yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada beberapa kesempatan yang lalu.

Berikut Ayojakarta rangkum cara mendaftar Kartu Prakerja:

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi

• Cek email masuk dari Kartu Prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id

• Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat

AYO BACA : Jakarta Kembali PSBB Transisi hingga 25 Oktober, Simak Aturan Barunya!

• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir

• Klik tombol 'berikutnya'

• Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, lalu klik 'berikutnya'

• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak Prakerja

• Mengisi tes motivasi selama 1 menit

• Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan

• Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang x' (jika sudah dibuka).

Lalu, bagaimana cara bagi yang gagal di gelombang sebelumnya dan ingin kembali mendaftarkan diri pada Kartu Prakerja? Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja:

• Masuk ke laman prakerja.go.id

• Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya

• Menuju ke laman dashboard di profile prakerja masing-masing

• Peserta dapat langsung klik 'gelombang x' (jika sudah dibuka).

Nantinya, pendaftar terpilih berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp 3,55 juta. Adapun rinciannya yaitu Rp 1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan, dan Rp 150 ribu dari survei atau rating.

AYO BACA : Mulai Awal November 2020, Beberapa Golongan Ini Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar