Yamaha

Terkait Gelombang 11 Kartu Prakerja, Manajemen Pelaksana: Akan Segera Diumumkan

  Senin, 12 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
Sebagai ilustrasi, warga mengisi formulir pendaftaran Kartu Pra Kerja secara online. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan mengenai ada atau tidaknya Kartu Prakerja gelombang 11.

“Akan segera diumumkan soal ada atau tidaknya gelombang 11,” kata Louisa kepada Ayojakarta, Senin (12/10/2020).

Hal itu mengingat banyaknya pertanyaan dari masyarakat mengenai kepastian pembukaan gelombang 11. Kendati kuota sebanyak 5,6 juta orang telah terpenuhi, namun Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja diketahui mencabut status kepesertaan bagi beberapa peserta yang melanggar aturan.

AYO BACA : Mulai Awal November 2020, Beberapa Golongan Ini Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Sejauh ini, sudah ada lebih dari 270 juta orang yang kepesertaannya dicabut dari penerima Kartu Prakerja. Kuota tersebut didapat dari pencabutan kepesertaan dari gelombang 1 hingga 6.

Lebih rinci, pada gelombang 1 hingga 4, ada 180 ribu orang yang kepesertaannya dicabut. Lalu pada gelombang 5, ada sebanyak 47.818 orang yang dicabut statusnya.

Sisanya didapatkan dari kepesertaan di gelombang 6. Sehingga, jika ditotal hasilnya ada sekitar 270 ribu peserta.

AYO BACA : Tunggu Pengumuman Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 11, Simak Dulu Cara Daftarnya!

Aturan pencabutan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapatkan SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Louisa mengatakan, saat ini pihaknya tengah menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK) terkait akan diapakan kuota-kuota pencabutan tersebut. Hal ini dikarenakan Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan di tahun 2021.

Maka dari itu, KCK sedang melakukan konsolidasi apakah kuota tersebut akan dibuka untuk gelombang 11 atau dialihkan untuk kuota Kartu Prakerja di tahun 2021.

Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mereka adalah Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.

Dalam 7 mitra pelatihan tersebut, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan mencairkan insentif.

Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca-pelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50 ribu untuk tiga kali atau Rp 150 ribu.

AYO BACA : Daftar Kartu Prakerja Gelombang 11 Hanya di Laman Resmi Ini, Bukan Prakerja.vip

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar