Yamaha

Polisi Tangkap 10 Tersangka Perusakan Gedung ESDM, Mayoritas di Bawah Umur!

  Selasa, 13 Oktober 2020   Aini Tartinia
Polri gelar konferensi pers penetapan 10 tersangka pelaku perusakan dan penjarahan gedung ESDM/dok: ist

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM – Polri menetapkan 10 orang tersangka perusakan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ketika kerusuhan demonstrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menuturkan dari seluruh tersangka itu mayoritas merupakan anak di bawah umur. Argo menyebut tersangka akan ditahan.

“Kita tampilkan 2, karena 8 lainnya anak di bawah umur. Jadi, tidak bisa kita tampilkan di siang hari ini,” ujar Argo dalam keterangan resminya, Senin (12/10/2020).

Dari bukti permulaan yang dikumpulkan, mereka tak hanya terlibat perusakan. Sebab, beberapa di antara juga menjarah beberapa barang-barang. “Ada laptop diambil juga, jadi mereka juga melakukan penjarahan ya di sana,” kata dia.

AYO BACA : Massa PA 212 Sambangi Istana, MRT Tutup Sementara 7 Stasiun Ini

Argo menegaskan akan memproses seluruh tersangka sampai ke persidangan. Meski beberapa di antaranya masih anak-anak. Meski demikian, dalam penanganan pidana bagi tersangka anak akan berbeda. Mereka bakal diperlakukan sesuai dengan undang-undang sistem peradilan anak.

Adapun para tersangka dijerat Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 170, Pasal 214, Pasal 218 dan atau Pasal 358 KUHP jo Pasal 55 dan 56 KUHP. 

“ITE juga kita kenakan karena kita menemukan di handphone yang bersangkutan ada kata-kata mengajak untuk melakukan unjuk rasa di Jakarta,” kata Argo.

Di sisi lain, Argo memastikan pihak kepolisian akan terus mencari tersangka lainnya terkait kasus ini. Menurutnya, tersangka tidak akan berhenti di angka 10 orang.

AYO BACA : Denda Pelanggar PSBB Ketat di Jakarta Terkumpul Rp 477 Juta

“Jadi ini juga kita tidak berhenti sampai disini, tersangka 10 ini, seandainya nanti ada tsk lain akan kita tangkap tsk lain. Kami proses kami ajukan ke penuntut umum,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Gedung Kementerian ESDM di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, dirusak. Kaca-kaca gedung dipecahkan, mobil juga jadi sasaran amuk massa.

Berdasarkan pantauan suara.com, sebanyak 8 mobil di Gedung ESDM hancur diamuk massa pedemo. Selain mobil hancur, beberapa sudut bangunan Gedung Kementerian ESDM hancur akibat lemparan batu.

Beberapa pecahan kaca tampak terlihat di sekitar lokasi. Selain menghancurkan bangunan gedung, beberapa mobil yang terparkir di sekitar lokasi turut menjadi amukan massa.

Salah satu petugas Satpam Kementerian ESDM mengatakan bahwa massa aksi sempat merengsek masuk ke dalam lingkungan Gedung Kementerian ESDM. Setelah itu mereka merusak bangunan dan mobil yang terparkir.

“Iya sempat masuk, kan itu pagernya pendek. Mereka masuk terus ancurin semuanya mobil kaca," ujarnya dilansir suara.com, Kamis (8/10/2020).

AYO BACA : JAKARTA PSBB TRANSISI: Hari Ini Ragunan Resmi Dibuka untuk Umum. Operasional Sampai Pukul 14.00

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar