Yamaha

Persija Siap Jika Kompetisi Kembali Diputar

  Rabu, 14 Oktober 2020   Budi Cahyono
Pemain Persija menghindari adangan pemain Borneo. (dok Persija)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Hasil dari Extraordinary Club Meeting 2020 di Yogyakarta, Selasa (13/10/2020), telah menelurkan tiga poin penting untuk keinginan klub Liga 1 dan Liga 2 kompetisi berlanjut.

Pada kegiatan tersebut klub Liga 1 sepakat untuk dilanjutkannya kompetisi pada 1 November 2020.

AYO BACA : LIGA 1: Ini Tanggapan Persija Soal Rapat Klub di Yogyakarta

Mengenai itu, Persija menyatakan telah siap andai kompetisi kembali diputar. Sejauh ini Macan Kemayoran tidak terpengaruh terkait diundurnya liga satu bulan yang semula akan dilangsungkan pada Oktober.

Presiden Klub, Mohamad Prapanca menyatakan, pascakompetisi diumumkan ditunda, tim Persija tidak mengendurkan persiapan sedikitpun. Terjadi variasi dan perubahan program latihan, agar ritme dan kondisi pemain tetap berada dalam form terbaik. Justru waktu persiapan yang lebih panjang dimanfaatkan untuk membenahi kekurangan yang ada.

AYO BACA : LIGA 1 DITUNDA: Persija Liburkan Pemain 4 Hari

“Persija sejatinya terus melakukan persiapan dan tidak mengurangi tensi latihan sedikitpun. Diundurnya liga membuat tim pelatih memutuskan untuk melakukan variasi program latihan, agar ritme dan kondisi pemain tetap dalam form terbaik baik secara tehnis maupun psikologis. Hal ini sebagai bentuk komitmen seluruh pemain dan ofisial untuk menghadapi kompetisi 2020,” ungkap Prapanca seperti dikutip di laman resmi klub.

“Oleh sebab itu, dengan adanya kesepakatan bahwa 1 November liga kembali dimulai, seluruh komponen di Persija menyatakan siap berlaga dan berkompetisi menjadi yang terbaik,” tambah Prapanca.

Persiapan Persija memang cukup matang sejauh ini. Tim pelatih terus menyempurnakan aspek fisik, taktik hingga mental bertanding Ryuji Utomo dkk. untuk menghadapi kompetisi sesungguhnya.

AYO BACA : Kata Gelandang Persija Sandi Sute Soal Penundaan Liga 1 2020

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar