Yamaha

November, Vaksin Merah Putih Disuntik ke Hewan

  Kamis, 15 Oktober 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi vaksin virus corona / shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio mengatakan, progres pengembangan Vaksin Merah Putih kini memasuki tahapan 55%.

Amine mengugkap, November bulan ini vaksin tersebut dijadwalkan akan memasuki tahap uji pra-klinik disuntikan kepada hewan. Jika berhasil, bibit vaksinnya akan diserahkan ke PT Bio Farma untuk lanjut ke fase selanjutnya.

"Progresnya saat ini sudah 55%, dari skala laboratorium diharapkan kami akan segera melakukan uji praklinik, uji ke hewan bulan depan kalau semua lancar. sehingga akhir tahun sudah selesai dan awal tahun sudah bisa diserahkan ke Bio Farma," kata Amin dalam dalam diskusi Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (14/10/2020).

Dia mengungkapkan, tantangan dalam pengembangan vaksin ini adalah virus Sars-Cov 2 yang terus bermutasi secara random seperti bermutasi menjadi D614G, mutasi ini mengubah asam amino pada posisi 614, dari D (asam aspartat) menjadi G (glisin) sehingga disebut D-614-G.

AYO BACA : Bio Farma Sebut Harga Vaksin Corona Rp 200 RibuBio Farma Sebut Harga Vaksin Corona Rp 200 Ribu

"(mutasi) virus ini lebih menular lebih ganas. walaupun itu belum ada bukti scientific yang kuat," ucapnya.

Meski begitu, Amin yakin vaksin Merah Putih nantinya akan cocok dengan masyarakat Indonesia sebab sampel virus yang digunakan berasal dari Indonesia.

"Jadi vaksin dikembangkan menggunakan virus yang bersirkulasi di Indonesia, kemudian penelitiannya ada di Indonesia oleh institusi yang ada di Indonesia, oleh para peneliti Indonesia dan untuk rakyat Indonesia," jelasnya.

Amin juga bersyukur bisa mengerjakan pengembangan vaksin dengan cepat setelah pemerintah memberi dukungan penuh untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

"Kalau dalam situasi normal, bukan pandemi kita butuh bertahun-tahun untuk pengembangan vaksin," imbuh Amin.

AYO BACA : https://www.ayojakarta.com/read/2020/10/14/25799/november-kota-bogor-bakal-terima-200-ribu-vaksin-covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar