Yamaha

JAKARTA PSBB TRANSISI: Daftar Museum yang Kembali Dibuka dan Syarat Berkunjung

  Kamis, 15 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Gedung Museum Nasional Jakarta. (dok Republika)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan Jakarta menerapkan masa PSBB Transisi kembali dari 11 Oktober hingga 25 Oktober 2020.

Atas dasar kebijakan tersebut, berbagai tempat umum diperbolehkan untuk kembali dibuka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang tepat.

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta telah mengizinkan untuk membuka kembali museum, gedung pertunjukan, galeri seni, tempat pameran dan gedung pelatihan seni budaya.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, menerbitkan Surat Edaran Nomor 672/SE/2020 Tentang Operasional Museum, Gedung Pertunjukan, Galeri Seni, Tempat Pameran, dan Gedung Pelatihan Seni Budaya di Lingkungan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Dalam surat edaran tersebut, waktu operasional museum, galeri seni, dan tempat pameran yakni pukul 08.00 sampai pukul 17.00. Jumlah pengunjung juga dibatasi maksimal 50 persen kapasitas.

Untuk waktu operasional gedung pertunjukan dan gedung pelatihan seni budaya disesuaikan dengan persetujuan teknis Pengelola Gedung. Jumlah pengunjung maksimal sebanyak 25 persen.

"Penanggung jawab kegiatan harus mengurus persetujuan teknis dan perizinan kegiatan kepada instansi berwenang," ucap Iwan, dilansir dari beritajakarta.id, Kamis (15/10/2020).

AYO BACA : Limbah Minyak Mentah di Kepulauan Seribu Kembali Muncul, Ancam Kehidupan Biota Laut

Untuk kategori museum yang membuka kembali layanan kunjungan yakni, Museum Sejarah Jakarta, Museum Taman Prasasti, Museum MH. Thamrin, Museum Joang '45, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Tekstil, Museum Wayang, Museum Bahari, Rumah si Pitung, dan Taman Benyamin Sueb.

Untuk kategori non-museum yakni, Gedung Pertunjukan Wayang Orang Bharata, Miss Tjitjih, Gedung Latihan Kesenian di lima wilayah kota.

Adapun persyaratan yang diterapkan bagi masyarakat yang ingin mengunjungi tempat-tempat tersebut adalah sebagai berikut:

1.     Melakukan pendataan dan pencatatan pengunjung dalam buku tamu atau sistem teknologi informasi

2.     Pembayaran tiket masuk dilakukan secara non-tunai

3.     Petugas pelayanan wajib menggunakan masker, face shield dan sarung tangan

4.     Pengelola fasilitas/penanggung jawab kegiatan wajib menyediakan termometer

AYO BACA : Tak Sediakan Thermo Gun, Satpol PP Segel Tempat Makan di Tanjung Priok

5.     Pengelola fasilitas/penanggung jawab kegiatan wajib menyediakan sarana cuci tangan/hand sanitizer

6.     Seluruh pengunjung wajib mencuci tangan dan atau menggunakan hand sanitizer

7.     Seluruh pengunjung wajib diperiksa suhu tubuhnya

8.     Jarak antar pengunjung minimal 1,5 meter

9.     Jarak antar kursi minimal 1,5 meter

10.  Pengunjung dilarang berpindah tempat duduk dan berlalu lalang

11.  Alat makan minum dilakukan sterilisasi

12.  Pelayanan makanan dilarang dalam bentuk prasmanan

13.  Pengelola fasilitas dan penanggung jawab kegiatan agar menandatangani pakta integritas Pencegahan Covid-19

14.  Apabila ditemukan pengunjung atau pegawai yang positif terpapar Covid 19 agar dilakukan penutupan selama 3 x 24 Jam untuk dilakukan disinfektan.

AYO BACA : JAKARTA PSBB TRANSISI: Mulai Hari Ini, KCI Perpanjang Operasional hingga Pukul 10 Malam

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar